Ketua IMBI Banyumas menepis kesan eksklusive

PURWOKERTO – Ketua Umum Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Banyumas, dr Iman Solichin SP, OT. SPINE mengakui bahwa keberadaan anggota komunitas pecinta moter gede (moge) masih terbilang sedikit bahkan keberadaanya masih dianggap eksklusif oleh masyarakat umum. Meski demikian dokter yang sehari-hari sebagai Direktur Rumah Sakit Ortopaedi Purwokerto (RSOP) ini senantiasa berusaha agar anggapan itu semakin berkurang. Kalaupun anggapan itu tetap melekat dalam frame pandangan masyarakat itu terserah mereka saja, asalkan dirinya tidak merasa demikian.

dr Iman Solichin dengan foto koleksi (foto:ham/BNC)
dr Iman Solichin dengan foto koleksi (foto:ham/BNC)

“Kami bersama teman-teman berupaya untuk menghilangkan kesan eksklusive semacam itu. Silakan saja kalau masyarakat mengangap seperti itu, toh kita mencoba tidak demikian,” tutur dr Iman saat ditemui banyumasnews.com, Kamis malam (15/10) di ruang kantor direksi RSOP.

Untuk itu, lanjut dr Iman, sebagai Ketua IMBI mengakui perlu ada pembinaan secara berkelanjutan seperti sosialisasi kepada masyarakat pecinta otomotive dan komunitas serta club-club motor agar memahami pentingnya cara berkendaraan yang aman (savety riding) serta upaya-upaya lain yang bersifat positif.

“Perlu diketahui, angka kecelakaan motor itu masih tinggi. Bahkan sembilan puluh persen pasien yang dirawat di RSOP itu akibat kecelakaan motor,” jelas dr Iman.

Selain itu, dengan adanya kesenangan berkelompok seperti membentuk club pecinta motor itu fenomena yang bagus. Namun kesenangan itu perlu diarahkan agar dampaknya positif dan mengacu pada prestasi. Upaya dilakukan seperti kerja sama dengan pihak kepolisian dalam melakukan pembinaan terhadap mereka tentang savety riding. Akan diupayakan juga penjajakan kerjasama dengan para pengusaha dalam hal pembinaan terhadap club-club pecinta otomotif khususnya yang ada di daerah Banyumas dan sekitarnya.

Bagi dr Iman, keberadaan pecinta moge juga dapat dijadikan sarana untuk mempromosikan obyek-obyek pariwisata daerah seperti adanya kegiatan touring lintas obyek pariwisata yang banyak terdapat di Banyumas atau kabupaten lainnya. Bahkan keberadaan club moge diharapkan dapat memberikan sumbangsih dalam hal mengangkat citra Banyumas.

“Maka dari itu kami ingin IMBI sebagai organisasi yang bagus, rutin melakukan pembinaan terhadap anggota serta mengubah image eksklusive bagi masyarakat,” papar Ketua Pengda IMBI Banyumas yang dilantik sejak Sabtu, 1 Agustus 2009 lalu. (banyumasnews.com/hamidin krazan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.