Dari 28.832 pekerja, hanya 40 persennya ikut Jamsostek

Ditulis 14 Okt 2009 - 00:21 oleh Banyumas1

Logo Jamsostek

PURBALINGGA – Jumlah kepesertaan program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) ternyata masih memprihatinkan. Dari jumlah tenaga kerja 28.832 orang yang bekerja pada 283 perusahaan, ternyata baru 40 persennya saja yang mengikuti Jamsostek.

“Dengan tumbuh berkembangnya perusahaan di Kabupaten Purbalingga, mengakibatkan berbagai tantangan yang harus diantisipasi. Terutama timbulnya konflik atau perselisihan ketenagakerjaan,” kata Wakil Bupati Purbalingga Drs Heru Sudjatmoko MSi,Selasa (13/10).

Wabup mengatakan, bagaimana pekerja supaya bisa bekerja dengan baik, sehingga produktifitasnya tinggi. Yang seperti itu tentu sangat diperlukan perusahaan. Karena diyakini, tidak ada perusahaan yang mau merugi, yang memberikan ongkos kepada tenaga kerjanya, tapi dengan produktifitas yang tidak memadai.

“Sebaliknya, tenaga kerja yang manusia itu, tentu punya korelasi yang sangat erat. Kalau dia misal upahnya terlalu sedikit atau tidak layak, apalagi kebutuhan primer saja belum menukupi, sehingga sulit diharapkan dengan produksitifitas yang bagus. Jadi ini kan semuanya mempunyai kepentingan,” katanya.

Sementara Kepala Kantor Cabang PT Jamsostek Purwokerto, Mulyadi AR,  mengatakan fasilitas dan jaringan pelayanan Jamsostek terus meningkat kualitas dan kuantitasnya. Yakni meliputi empat rumah sakit traumatic center, terutama RS Ortopedi sebagai ujung tombak pelayanan kecelakaan kerja. Empat rumah sakit rujukan pelayanan kesehatan, dan 30 dokter keluarga yang siap melayani sekitar 36 ribu peserta Jamsostek beserta keluarganya.

“Kepesertaan Jamsostek di Purbalingga, sampai saat ini tercatat 98 perusahaan peserta aktif, dengan lebih kurang 15 ribu tenaga kerja peserta Jamsostek, dari sekitar 300 perusahaan, sekolah swasta, koperasi, dan pertokoan, dengan sedikitnya 30 ribu tenaga kerja,” kata Mulyadi (banyumasnews.com/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response