Kemitraan Pers – Pemkab terjalin baik

Ditulis 14 Okt 2009 - 00:17 oleh Banyumas1

Kemitraan Pers – Pemkab terjalin baik

PURBALINGGA – Sekda Purbalingga Drs H Subeno, MM menilai, kemitraan antara jajaran Pemkab Purbalingga dengan kalangan pers khususnya di Purbalingga terjalin cukup baik. Namun, jalinan kemitraan yang baik ini bukan berarti pers tidak melakukan kritik terhadap kebijakan Pemkab.

Hal tersebut disampaikan Sekda Subeno ketika menerima rombongan studi banding Humas Pemkab Mappi Provinisi Papua di ruang Graha Adiguna Operation Room, Kompleks pendopo Dipokusumo, Selasa (13/10). Ikut mendampingi Subeno, Kabag Humas Setda Djoko Triwinarso, SE. Sementara rombongan Pemkab Mappi dipimpin Asisten III Bidang Pembangunan dan Kesra Setda Mappi, Binsar Panjaitan, S.Sos, M.Si.

Dikatakan Subeno, peran media sangat membantu dalam mensosialisasikan kebijakan Pemkab kepada masyarakat luas.Oleh karenanya, Pemkab sangat menghormati kinerja profesionalistas wartawan dalam melakukan liputan.

”Kami sangat menghormati kinerja wartawan di Purbalingga. Kami juga menyambut baik dengan semakin bertambahnya wartawan yang melakukan liputan di Purbalingga. Hal itu kami nilai karena profesi wartawan yang menjanjikan dan tuntutan nurani untuk bekerja sebagai wartawan,” kata Subeno.

Subeno mengungkapkan, dengan jalinan komunikasi yang baik antara pers dengan pemkab, bukan berarti wartawan tidak menulis berita-berita yang mengkritik. Subeno menilai kritik yang diberikan wartawan melalui medianya masih dalam batas kewajaran. ”Pemkab Purbalingga sebagai sebuah organisasi yang besar, memang ada tabiat-tabiat dari yang kurang berkenan di masyarakat. Dan media memanfaatkannya sebagai bahan berita. Kami akui memang masih banyak kekurangan. Oleh karenanya, kritik media menjadi masukan yang sangat berarti,” ungkap Subeno.

Subeno menambahkan, pemberitaan kalangan pers di Purbalingga juga tidak ada yang menimbulkan permasalahan yang krusial. ”Saya menilai tidak ada pemberitaan yang krusial akibat salah informasi, yang pada akhirnya berdampak ada gagalnya program. Dan bisa jadi munculnya aksi demo. Yang jelas kami berprinsip, kebijakan yang diambil pemkab tidak melanggar aturan, dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Subeno.

Sementara itu, Binsar Panjaitan mengemukakan, pihaknya memilih Kabupaten Purbalingga sebagai tempat studi banding bidang ehumasan karena dinilai berhasil dalam membangun citra positif kebijakan pemkab di masyarakat luas. Selain itu, Bagian Humas Pemkab Purbalingga juga mampu meraih prestasi dalam lomba Bakohumas tahun 2007 silam.

”Kami cermati, upaya Bagian Humas pemkab Purbalingga sangat bagus dalam menjalin komunikasi dengan media, dan mampu membangun citra positif Pemkab dimata masyarakat. Jadi tidak, kami merasa tepat untuk belajar kehumasan di Purbalingga,” kata Binsar Panjaitan (banyumasnews.com/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response