Kegiatan FIG jangan tergantung pada bantuan dana block grant

Ditulis 14 Okt 2009 - 00:03 oleh Banyumas1

PURBALINGGA – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga, Heny Ruslanto SE berharap agar kegiatan Forum Ilmiah Guru(FIG) jangan  tergantung  pada bantuan dana block grant.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga, Heny Ruslato SE  menyalami pengurus FIG Purbalingga masa bhakti 2009-2012 yang baru saja dilantik (foto:tgr/BNC).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga, Heny Ruslato SE menyalami pengurus FIG Purbalingga masa bhakti 2009-2012 yang baru saja dilantik (foto:tgr/BNC).

”Selama ini, banyak forum maupun organisasi yang bernafaskan pendidikan, kegiatannya selalu menggantungkan dana block  grant dari pemerintah.Ketika dana block grant tidak ada, macet. Kami harap, FIG tetap bisa eksis meskipun  tidak mengandalkan  dana block grant,” harap Heny Ruslanto ketika melantik pengurus FIG Purbalingga masa bhakti 2009-2012, di Aula Dinas  Pendidikan Kabupaten Purbalingga, Selasa (13/10).

Pengurus FIG yang dilantik, Ketua umum Drs Pramulartono (SMA 1 Padamara), ketua 1 2 dan 3 masing-masing Drs.  Suranto (SMAN 1 Kutasari), Joko Sumarno, S.Pd (SMPN 1 Kaligondang) dan Rudiyanto, S.Pd M.Si  (SD Negeri 3 Purbalingga Lor).

Untuk jabatan sekretaris Kuswanto S.Pd  (SDN 1 Sinduraja), bendahara Dra. Nanik Indriyati (SMAN 2 Purbalingga), Sekretaris  Bidang penetian dan pengembangan (Sekbid itbang) Prich Purwanti, S.Pd (SMPN 1 Kemangkon), Sekbid Humas dan Penerbitan Drs  Prasetiyo (SMPN 1 Bukateja), Sekbid diskusi dan seminar Drs. Kamson SH MM dan Sekbid pelatihan dan lomba Aman Mustofan. S.Pd  (SMPN 3 Kutasari). Kepengurusan itu dibantu sjeumlah anggota lainnya yang berasal dari guru-guru TK , SD , SMP, SMA, da SMK se- Kabupaten Purbalingga.

Heny Ruslanto juga berharap, FIG mampu membuat kajian-kajian ilmiah, berupa diskusi, seminar, bedah buku maupun  penelitian untuk meningkatkan profesionalisme guru. “Semakin banyak  kegiatan, semakin baik.  Syukur dari hasil kajian-kajian  ilmiah itu selanjutnya diterbitkan ke dalam jurnal ilmiah. Di sinilah pentingnya jurnal ilmiah itu, yang nantinya bisa  dipblikasikan untuk bisa dimanfaatkan bagi peningkatan profesionalisme guru-guru di Purbalingga,” harap Heny Ruslanto. .

Heny Ruslanto menekankan, seiring peningkatan  profesionalisme guru lewat sertifikasi guru, idealnya 3-4 tahun bagi  guru yang telah bersertfikasi ditinjau lagi  kemampuan kompetensinya. “Saat ini sudah ada wacana untuk meninjau lagi  kompetensi profesionalisme  guru yang telah 3-4 tahun lolos sertifikasi. Kalau tidak ditinjau lagi, nanti keenakan menerima  gaji banyak, namun kompetensinya  menurun. Kalau memang kompetensinya masih layak, bahkan meningkat, ya tunjangannnya  dilanjutan. Namun kalau kompetensinya menurun, ya tunjangannya layak dicabut,”  ujar Heny Ruslanto. (banyumasnews.com/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response