Ngaku anggota TNI, buruh bongkar muat diamankan

Ditulis 12 Okt 2009 - 18:20 oleh Banyumas1

PEMALANG – Bekerja sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) bagi Ucok (23) warga Talang, Kabupaten Tegal, ternyata sudah lama diidam-idamkan. Hanya saja, cita-cita itu kandas dan tak pernah terwujud. Saking inginya menjadi prajurit, Ucok pun nekad mengaku sebagai anggota TNI dan mengganti namanya dengan Agus Riyanto. Agar penyamarannya lebih meyakinkan, Ucok yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh  bongkar muat di Semarang, Ucok
memakai baju TNI lengkap dengan sepatu dan topinya.

Dengan statusnya sebagai anggota ‘TNI’, Ucok mencoba menggaet seorang gadis bernama Turah. Perkenalanpun berlanjut. Ucok tidak mengincar Turah untuk dijadikan istrinya, tetapi meminjam uang dan ayam. Ucok sempat meminjam uang tunai Rp 100 ribu dan dua ekor ayam yang katanya akan dibayar pada 1 Oktober 2009.

Namun, sampai batas waktu yang dijanjikan, Ucok ingkar. Turah yang memiliki kenalan sebagai prajurit TNI di Semarang, mencoba meminta bantuan. Perangkappun dibuat dan Ucok diminta datang ke rumah Turah. Begitu datang menemui Turah, Ucok langsung diinterogasi oleh sejumlah anggota TNI dan polisi. Ternyata belakangan diketahui jika Ucok hanyalah anggota TNI gadungan.

“Saya terpaksa mengaku sebagai tentara karena memang cita-cita dari kecil. Namun  karena hanya lulusan SD, saya tidak bisa masuk TNI. Saya juga tidak berniat menipu tapi hanya meminjam uang untuk biaya perjalanan bahkan rencana akan dikembalikan Rp 50 ribu dulu tapi keburu ditangkap,”ungkap Ucok saat diamankan di Polsek Ampelgading, Pemalang, Senin (12/10).

Kapolres Pemalang AKBP Drs Bambang Sukardi SH MSi yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Ampelgading AKP H Krisno Hadi membenarkan adanya pengungkapkan kasus seseorang yang mengaku sebagai anggota TNI. Kepada petugas, Ucok sempat menangis saat ditanyakan keluarganya.

“Kalau boleh saya nunut kerja disini, sebagai tenaga kebersihan juga tidak apa-apa pak . Daripada jadi tenaga bongkar muat penghasilannya tidak menentu. Saya juga punya anak satu baru berumur satu tahun yang butuh nafkah dari saya,”pinta Ucok memelas kepada Kapolsek Ampelgading. (banyumasnews.com/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response