PNS Pemkab Purbalingga terindikasi gunakan narkoba

Ditulis 08 Okt 2009 - 14:41 oleh Banyumas1


PURBALINGGA – Seorang PNS di jajaran Pemkab Purbalingga terindikasi menggunakan obat yang diduga sebagai narkoba. Indikasi itu diketahui setelah Badan Narkotika Kabupaten (BNK) melakukan tes urin. Namun, pihak Kalahar (Pelaksana harian) BNK tidak bersedia menyebut siapa PNS dimaksud, dan dari instansi mana.

Sekretaris Kalahar BNK Purbalingga Drs Edy Suyanto mengungkapkan, seorang PNS tersebut diketahui setelah diadakan cek urin secara mendadak pada bulan Juni 2009. “Hasil tes urin sudah disampaikan ke kami dari Laboratorium Narkoba Polda Jateng, dan diketahui seorang terindikasi narkoba,” kata Edy Suyanto dalam rapat koordinasi P4GN (Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Gedung Graha Srikandi Purbalingga, Kamis (8/10).

Menurut Edy, dari hasil tes tersebut bias saja PN yang bersangkutan tidak terkena narkoba. Mungkin juga ketika dilakukan tes, tengah mengkonsumsi obat untuk perawatan medis. “Hasil tes ini sebagai dasar catatan kami, dan pada saatnya nanti, kita  juga akan melakukan tes urin lagi. Tentu dengan waktu yang tidak diberitahukan lebih dahulu,” kata Edy.

Dibagian lain Edy mengatakan, BNK dalam waktu dekat juga akan menggelar peenyuluhan bahaya narkoba terhadap para pelajar. Langkah ini ditempuh sebagai upaya pencegahan peredaran narkoba di kalangan pelajar.

“Kasus narkoba di kalangan pelajar khususnya di kota-kota besar sangat memprihatinkan. Tentu kita tidak ingin kasus serupa menimpa anak didik di Purbalingga. Oleh karenanya BNK akan gencar melakukan penyuluhan bahaya narkoba,” kata Edy sembari menambahkan, penyuluhan akan dilakukan pada 10 sekolah tingkat SMA.

Edy menambahkan, menjelang peringatan hari jadi Purbalingga ke-179, BNK bersama Polres dan Satpol PP juga akan menggiatkan operasi miras. Hal ini dikandung maksud untuk memberikan suasana aman selama rangkaian peringatan hari jadi yang akan berlangsung tanggal 19 – 31 Desember 2009 mendatang. “Jika peredaran miras kecil, maka akan memperkecil pula kemungkina orang yang mabuk-mabukan. Dan pada akhirnya akan dapat menekan angka kriminalitas,” tambah Edy (banyumasnews.com/tgr)

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. KLINIK MEDISTRA PURBALINGGA 12/04/2012 pukul 17:22 -

    Kami mengobati Ketergantungn NARKOBA , Insya Alloh cepat sembuh

Leave A Response