Tak kuat merindukan istri, suami coba bunuh diri

Ditulis 07 Okt 2009 - 20:47 oleh Banyumas1

BANYUMAS-Rindu jika kelewatan tidaklah baik. Karena bisa berakibat fatal. Setidaknya itulah yang dialami Tasirin (34), warga Grumbul Pancuran RT 9/IV Karangdadap, Kalibagor, Banyumas. Diduga karena terlalu lama tidak bertemu istrinya yang bekerja di Jakarta, Tasirin kemudian nekad mencoba bunuh diri.

Aksi percobaan bunuh diri ini dlakukan dengan menaiki pohon Angsana Keling setinggi 22 meter. Semula pelaku terlihat ragu sehingga berjam jam berada di pohon tersebut.  Pria yang dikenal pendiam ini diketahui naik pohon sejak 08.30 WIB. Namun hingga siang tak kunjung turun.

Semula warga menduga jika Tasirin hanya sekedar memanjat pohon. Namun warga setempat yang memperhatikan gerak geriknya mencurigakan meminta lelaki ini turun.

Tasirin yang diduga telah kalap ini menolak untuk turun, sehingga terpaksa meminta bantuan polisi. Tak berapa lama polisi berhasil menurunkan Tasirin.

Ibu kandung Tasiri Nisah (60) mengaku sering melihat anaknya gelisah. Saat ditanya, Tasirin menuturkan kekangnannya dengan sang istri yag sudah bekerja setahun lebih.

“Lare kulo sering mendel mawon, terus nangis nggih nate. Tirose pengin ketemu bojone, tapi mboten gadah duit teng Jakarta (anak saya sering melamun dan menangis juga pernah. Katanya ingin bertemu dengan istrinya, tetapi tidak punya uang untuk ke Jakarta-red), ” ujar Nisah.

Usai turun dari pohon, ratusan warga langsung mengerubuti Tasirin. Pria berna dua ini tidak mengeluarkan sepatah katapun (banyumanews.com/n-1)

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. nid 08/10/2009 pukul 09:55 -

    resiko bebojoan pepethalan…. aduh yung… yung.

Leave A Response