PKL Jendsud Purwokerto datangi Disperindagkop

PURWOKERTO – Para PKL di Jl.Jenderal Soedirman (Jensud) yang terkena operasi penertiban Satpol PP, Rabu (7/10) siang mendatangi kantor Disperindagkop. Mereka bermaksud meminta solusi dari Pemkab lewat Disperindagkop ikhwal nasib mereka yang tidak bisa lagi berdagang di lokasi tersebut. Para PKL menyatakan bahwa mereka tidak ingin berlarut – larut dalam masalah ini, karena jika tidak ada titik temunya maka Satpol PP dan juga PKL dipastikan
akan selalu bentrok.

“Jika pemkab tidak sesegera mungkin mencarikan solusi yang tepat bagi kami, maka kami sampai kapanpun akan bertahan di tempat tersebut, dan otomatis kita pasti akan tetap bentrok dengan Satpol PP” Ucap Affandi Ketua Paguyuban PKL Jensud.

Terkait penertiban yang dilakukan para Satpol PP, para PKL menuturkan bahwa mereka paham dan menyadari akan tugas Satpol PP sebagai pengaman kebijakan Pemkab namun mereka sedikit  menyesalkan tindakan Satpol PP yang dianggap arogan dan terkesan sangat kasar ketika menertibkan para PKL tersebut.

Para PKL mengharapkan Pemkab Banyumas untuk sedikit lebih bijaksana dan tergugah hatinya untuk sedikit memperhatikan nasib mereka karena bagaimanapun mereka adalah penduduk Banyumas. Selain meminta solusi dari Pemkab, para PKL juga bermaksud mengambil kembali sarana dan juga komoditas dagangan mereka yang disita oleh Satpol PP dalam beberapa razia terakhir. Ikhwal rencana Pemkab Banyumas untuk merelokasi mereka ke dua tempat yakni di Lt.2 Pasar wage dan juga Kebon Dalem, para PKL tetap menolak karena dianggap tempat tersebut tidak strategis dan hanya akan membuat mereka rugi.

Namun kedatangan para PKL ini sama sekali tidak ditanggapi. Tak ada satupun pejabat Disperindagkop yang menemui mereka (banyumasnews.com/cit).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.