Pabrik jamu Kroya digrebek polisi

Ditulis 07 Okt 2009 - 00:22 oleh Banyumas1

PURWOKERTO-Tim Resmob Polwil Banyumas menyita puluhan ribu butir pil berbahan kimia obat (BKO)
yang diduga akan diracik dengan jamu yang akan diproduksi.Polisi juga mengamankan Anwarudin Awang Bin Salikun (26), penjual jamu asal desa Gentasari Kroya Cilacap.

Dalam penggrebekan tersebut polisi menyita lima buah karton kardus yang berisi CTM sebanyak 457 kaleng/@ 1000 butir pil CTM Disamping itu, satu dus karton yang berisi 20 kaleng/@1000 butir Nufadex Dexamethan 0.5 gram dan, 3 kantong plastik/@ 1000 butir obat fenilbutazon juga ikut serta disita.

” Semua barang yang kami sita tersebut akan dicampur dengan racikan obat jamu yang akan dijual oleh tersangka. Jelas ini sangat berbahaya,” ujar Kapolwil Banyumas Kombes HM Ghufron, Selasa (06/10)

Penangkapan itu dilakukan setelah polisi mendapat informasi bahwa tersangka akan melakukan suplai obat yang didatangkan dari Jakarta. ” Kami kemdian turunkan petugas Resmob melakukan penguntitan dari sebuah jasa
pengiriman paket,” tambah Kapolwil.

Menurut polisi modus para perajin jamu ini biasanya mendatangkan barang dari Jakarata melalui jasa travel atau agen pengiriman paket di Purwokerto. Setelah barang tersebut datang di Purwokerto, pelaku kemudian menghubungi taxi untuk mengantar barang ke rumahnya Gentasari Kroya Cilacap.(banyumasnews.com/tin)

Tentang Penulis

Leave A Response