Pelestarian burung kicau melalui lomba

KARANGLEWAS – Salah satu upaya turut melestarikan keberadaan burung kicau dapat dilakukan melalui kontes burung kicau. Baik itu hasil tangkaran maupun burung kicau tangkapan. Hal itu dikatakan Sutar selaku Ketua panitia kontes burung kicau Rektor Cup 4 yang berlangsung di arena Museum Jendral Soedirman Karang Lewas, pada Minggu (4/10). Kontes diselenggarakan atas kerjasama Unsoed Purwokerto dengan Pelestarian Burung Indonesia (PBI) cabang Banyumas.

“Lomba semacam sangat mebantu program pemerintah khususnya dalam upaya pelestarian burung kicau agar jangan sampai punah. Sehingga kelak anak cucu kita tidak hanya tahu burung kicau sekedar dari gambar saja,” papar Sutar alias Sutoro yang juga selaku Ketua II PBI cabang Banyumas.

Para pehobi yang ikut kontes ini datang beberapa hari sebelum kontes dimulai. Mereka datang dari Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, Bekasi, kota besar di Jateng, Jabar dan DIY. Sedangkan jenis burung kicau yang dikonteskan bermacam-macam seperti murai, cucok rawa, kenari dan lainnya.

Dengan demikian, lanjut Sutar, selain alasan di atas, dengan adanya kontes ini juga secara langsung telah membantu pemerintah kabupaten dalam hal menambah pendapatan daerah.

“Para tamu dari luar daerah tentu rata-rata menginap di hotel, sehingga akan meningkatkan pendapatan hotel. Selain itu terbukanya sejumlah usaha sampingan seperti penjualan sangkar burung, pakan burung, para pencari pakan burung, serta asesoris perlengkapan lomba juga usaha di bidang makanan,” jelas Sutar.

Panitia menilai lomba kicau burng (foto:ham/BNC)

Panitia menilai lomba kicau burng (foto:ham/BNC)

Peserta burung kicau di Karanglewas (foto:ham/BNC)

Peserta burung kicau di Karanglewas (foto:ham/BNC)

Sementara mewakili dari Unsoed Purwokerto, Sugiyono Phd, menjelaskan bahwa kontes ini memiliki filosofi. “Terkait dengan upaya pelestarian burung, agar kita dapat mempengaruhi jalannya permainan, kitapun harus turut bemain,” kata dosen Fakultas Biologi kepada banyumasnews.com.

Para tim juri sebanyak delapan orang dengan kriteria penilaian meliputi irama lagu, volume suara, tinggi rendah suara dan gaya serta fisik (banyumasnews.com/ham)

Leave a Reply

Your email address will not be published.