Sidang PLTU Bunton,Sekda Soeprihono makin terpojok

Soeprihono ST,SH, MM, Sekda Kabupaten Cilacap
Soeprihono ST,SH, MM, Sekda Kabupaten Cilacap

CILACAP – Sekda Cilacap Soeprihono kini makin terpojok. Hal tersebut terungkap dalam sidang lanjutan perkara korupsi PLTU Bunton yang digelar  di Pengadilan Negeri (PN) Cilacap Jum’at (2/10). Dalam sidang itu terungkap adanya nouvum / fakta baru, yakni Sekda Cilacap Soeprihono yang meminta bawahannya agar mengatur status tanah blok asenireing menjadi milik pemda.

Fakta ini makin menjelaskan keterlibatan Soeprihono sehingga memberatkan posisinya. Sidang yang dipimpin Manahan Sitompul tersebut memeriksa saksi Joko Wahyu sebagai staf bagian Agraria Setda sekaligus sebagai petugas pengumpul dan pengolah data terkait pembebasan tanah untuk PLTU Bunton.

Kepada majelis hakim Joko mengaku pernah menerima dua disposisi sekaligus dari Sekda Soeprihono . Disposisi itu diturunkan melalui atasannya yakni Imam Yudianto yang menjabat Kabag Agraria. Salah satu isi disposisi Sekda itu, meminta Joko supaya mengatur tanah  itu menjadi milik pemda.

Dalam keaksian itu Joko membeberkan bahwa Soeprihono juga meminta agar dia mengecek data ulang mengenai status tanah. Kemudian oleh Imam, Joko selanjutnya disarankan untuk konfirmasi dengan pihak DPU (Dinas Pekerjaan Umum). Dari DPU itulah, muncul surat yang menyatakan bahwa tanah aseniering itu bukan merupakan asset pemda. Sidang ini akan dilanjutkan pekan depan dengan meminta keterangan sejumlah saksi lainnya (tin/BNC)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*