PKL tolak relokasi Pemkab Banyumas

Ditulis 02 Okt 2009 - 20:54 oleh Banyumas1

PURWOKERTO – Rencana relokasi PKL di sepanjang Jl. Jenderal Soedirman oleh pemerintah Kabupaten Banyumas disejumlah tempat seperti lantai 2 pasar wage dan juga kebon dalem dinilai sejumlah PKL bukanlah sebuah solusi melainkan hanya akan menimbulkan permasalahan baru. Lokasi yang ditawarkan Pemkab Banyumas dianggap tidak strategis dan hanya akan menimbulkan kerugian bagi mereka. Mereka mengancam akan tetap berjualan di trotoar jalan selama Pemkab belum merelokasi mereka ke tempat yang mereka inginkan.

Yang ditawarkan Pemkab sama saja kaya gunung tugel, bukan solusi, kami akan tetap bertahan berjualan disini, apapun resikonya selama Pemkab tidak memindahkan kami di tempat yang kami inginkan, habisnya mau bagaimana lagi kita dapat uang dari mana, masa dipindahkan ketempat yang sepi pengunjung lantas siapa yang mau beli” ungkap Rahmat (48) salah seorang pedagang baju di Jl. Jenderal Soedirman Kamis (02/10).

Rahmat mengaku sudah hampir satu minggu ini tidak berjualan dikarenakan tiap mau membuka lapak, Satpol PP langsung menyuruh untuk menutupnya. Sebelumnya ketika proyek pelebaran Jl. Jenderal Soedirman para PKL sesuai SK Bupati dipersilahkan menempati ruas Jl. DI. Pandjaitan namun hal tersebut tidak bertahan lama karena para pemilik toko disepanjang jalan tersebut memprotes kehadiran para PKL.

Kami hanya ingin bisa berjualan, tolong Pemkab sediakan tempat yang strategis buat kami, Pedagang di LT.2 pasar Wage saja turun karena tidak laku dan rugi masa kami disuruh menempatinya” keluh Rahmat.

Para PKL menuturkan, menolak relokasi bukan karena mereka tidak mau patuh terhadap peraturan yang berlaku. Namun

Meski dijaga Satpol PP, PKL Purwokerto tetap nekat berjualan (foto:cit/BNC)

Meski dijaga Satpol PP, PKL Purwokerto tetap nekat berjualan (foto:cit/BNC)

Satpol PP tengah berjaga di areal larangan dagang PKL (foto:cit/BNC)

Satpol PP tengah berjaga di areal larangan dagang PKL (foto:cit/BNC)

mereka melihat berbagai fakta di lapangan bukan hanya di Purwokerto tapi juga di Purworejo dan Banjarnegara dimana para PKL banyak yang merugi dan bangkrut setelah direlokasi. Para PKL berharap direlokasi di sebelah selatan Pasar wage.(cit/BNC)

Tentang Penulis

Leave A Response