Pemakaman jenazah teroris Purbalingga diiringi teriakan takbir

Ditulis 02 Okt 2009 - 00:00 oleh Banyumas1

Ribuan warga iringi pemakaman teroris Mstam Husamudin Kamis (02/10)malam (foto:tgr/BNC)

Ribuan warga iringi pemakaman teroris Mistam Husamudin (foto:tgr/BNC)

Aparat melakukan penjagaan ketat saat pemakaman Mistam (foto:tgr/BNC)

Aparat melakukan penjagaan ketat saat pemakaman Mistam (foto:tgr/BNC)

Jenazah dishalatkan di Masjid Nurul Huda Karangreja (foto:tgr/BNC)

Jenazah dishalatkan di Masjid Nurul Huda Karangreja (foto:tgr/BNC)

PURBALINGGA – Pemakaman jenazah salah satu teroris yang tewas dalam penggrebekan di Solo, Ario Sudarso alias Suparjo Dwi Anggoro alias Aji alias Dayat alias Mistam Husamudin, Kamis (1/10) malam berlangsung mencekam. Penjagaan ketat dilakukan oleh aparat Polres setempat dan sejumlah anggota Densus 88. Petugas harus menjaga karena munculnya aksi pro-kontra pemakaman Mistam di Purbalingga.


Jenazah Mistam yang dibawa dari RS Polri Dr Soekanto Jakarta siang harinya dengan ambulans B 2662 AV. Jenazah tiba di rumah duka di Dukuh Kedungjampang, Desa Karangreja, Kecamata Kutasari, Purbalingga, Kamis  malam sekitar pukul 20.08 WIB.


Ratusan aparat keamanan baik berseragam maupun tidak disebar ke penjuru Desa Karangreja maupun di wilayah Kecamatan Kutasari dan sekitarnya, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Namun sampai acara pemakaman selesai sekitar pukul 21..37 WIB, tidak ada insiden yang berarti.


“Berkat pendekatan persuasif yang kita lakukan, dan masing-masing pihak serta keluarga korban menyadari hal ini, sehingga semuanya bisa berjaan lancar dan aman,” ujar Kapolres Purbalingga AKBP Rusan Efendi  di tengah acara pemakaman malam itu.


Upaya menyambut kedatangan Jenazah Mistam sudah terlihat di sudut-sudut Desa Karangreja sejak siang harinya. Begitu malam beranjak memasuki pukul 20.08 WIB, jenazah yang dikawal Tim Densus 88 dan dari Mabes Polri itu, tiba di rumah duka.

Sempat terjadi insiden kecil, ketika wartawan hendak memasuki rumah duka, namun  dihalau  oleh sejumlah pemuda. Pasalnya, di depan ujung jalan masuk ke rumah duka, sudah tertera “Tidak Menerima Wartawan–Media Cetak/Elektronik”. Dan bambu penghalang dipasang di bawah tulisan itu.


Namun mengingat moment itu bagus, di mana jenazah Mistam baru saja diturunkan dari ambulans untuk dibawa ke rumah duka, sehingga sejumlah wartawan menerobos masuk. “Tolong wartawan……jangan masuk….jangan masuk…!!! Hargai keluarga korban,” bentak sejumlah pemuda.


Atas kejadian itu, aparat dari Polres Purbalingga turun tangan, dan akhirnya dapat diselesaikan, dan  wartawan pun segera mundur.


Upacara pemakaman jenazah Mistam sendiri, sempat tertunda beberapa saat, karena menunggu kedatangan keluarga Mistam dari Cilacap. Begitu keluarga dari Cilacap tiba, lalu para wanita menyalati jenazah itu terlebih dulu di rumah duka. Setelah selesai, jenazah dibawa ke dalam Masjid Nurul Huda, untuk dishalati lagi, kali ini oleh kaum laki-laki.


Kurang lebih 30 menit, jenazah dikeluarkan dari dalam masjid, setelah sebelunya dilakukan shalat jenazah yang  dipimpin oleh Abdullah, perwakilan keluarga korban. Selanjutnya jenazah dibawa ke pemakaman umum di Kadus V  Dukuh Kedungjampang, Desa Karangreja, Kecamata Kutasari, Purbalingga, yang jaraknya kurang lebih 3 kilo meter.


Sepanjang perjalanan, teriakan takbir Alahuakbar..bergema berkali-kali. Dan mengigat  malam hari, untuk penerangan selama perjalanan, warga  pengiring jenazah diterangi sejumlah obor minyak tanah. (banyumasnews.com/tgr)

Tentang Penulis

& Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. rony 02/10/2009 pukul 11:42 -

    good. Bravo untuk redaksi… ari bisa ta up date beritanya sing harian aja kewengen… kejaba berita penting sing memang terjadi wengi-2…

  2. Doel Gepuk 02/10/2009 pukul 11:32 -

    Ada yang kurang bossss….selama proses pemakaman berlangsung banyak teriakan warga dari kejauhan yang mengutuk kematian Husamudin, gak dengar paaaa…….terus dapat gak lembaran pres realise dari pengacara keluarga Husamudin? isinya lumayan lho kalau diberitakan.

  3. agus r 02/10/2009 pukul 00:14 -

    wah….cepet banget….beritaya.salut buat banyumasnews.com……media lain belum memberitakan..nau banyumasnews.com sudah lengkap memberikan, dan juga foto2nya. tigkatkan terus profesionalitas pemberitaannya………………….

Leave A Response