Enam bupati/walikota mangkir, Gubernur marah-marah

Ditulis 30 Sep 2009 - 21:35 oleh Banyumas1

SEMARANG – Enam bupati dan walikota di Jateng yang tidak hadir dalam acara silahturahmi mendapat ’kado’ dari Gubernur Jateng Bibit Waluyo. Gubernur merasa dilecehkan karena sejumlah pimpinan wilayah itu tidak hadir memenuhi undangannya.

”Saya pertanyakan bagaimana komitmen mereka para pimpinan di daerah. Mereka lupa dengan yang telah dilakukan saat kampanye. Saya titeni, beberapa bupati tidak pernah datang kalau diundang gubernur dengan berbagai macam alasan,” kata Gubernur Bibit Waluyo dalam acara Silaturahmi Gubernur Jateng dengan Bupati/ Walikota dan Ketua DPRD se Jawa Tengah di Wisma Perdamaian Semarang, Rabu (30/9).

Kesabaran Gubernur Bibit agaknya mulai habis, dengan sejumlah bupati yang selalu mangkir setiap kali diundangnya. Gubernur mencontohkan sejumlah kepala daerah yang sering mangkir saat diundang, seperti Bupati Brebes, Tegal, Klaten, Karanganyar, dan Wali Kota Semarang. “Seperti Bupati Karanganyar, kali ini tidak datang dengan alasan tugas dinas ke Lampung,” kata Gubernur.

Menurut Gubernur, jika memang tidak loyal lagi kepada pemerintahan di atasnya, pihaknya meminta kepada para bupati dan walikota yang mangkir agar bersikap jantan. ”Silakan buat surat pernyataan bahwa tidak lagi setia terhadap Gubernur Jawa Tengah. Biar saya sampaikan surat ini ke Bapak Presiden,” kata Bibit.

Gubernur Bibit mengaku khawatir jika nantinya para kepala daerah ini “mbalelo” kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Setiap undangan gubernur terhadap para bupati/ wali kota merupakan bagian dari komitmen menjadi seorang pejabat yang harus menghadapi berbagai risiko.

”Kalau saya diundang Pak Presiden maka saya akan datang. Jika undangannya jam 5 pagi, maka saya akan tidur di depan pintu, biar bisa tepat waktu. Lha ini, malah tidak datang,” kata Gubernur meluapkan emosinya. (banyumasnews.com/tgr)

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. nui 01/10/2009 pukul 19:34 -

    pada kepriwe sih lah dadi bupati… ora niat temen. Apa kerana wis ora arep nyalon maning? apa karna langka duite? ana SPJ-ne mbok dinas Semarang?

Leave A Response