Diduga gelapkan uang, kasir PDAM Banjarnegara menghilang

BANJARNEGARA – Diduga melakukan tindak penggelapan uang milik perusahaan, IFS (40), kasir Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Banjarnegara, menghilang. IFS menghilang selama dua bulan terakhir tanpa bisa mempertanggungjawabkan uang senilai  Rp 241 juta.

Direktur PDAM Banjarnegara, Wisnu Wardoyo mengatakan, IFS melakukan perbuatannya secara berturut-turut dan berlanjut antara tahun 2006 hingga 2008. Selama kurun waktu itu, ia tak pernah menyerahkan Laporan Harian Kas (LHK). Sebagian uang masuk tak disetorkan ke bank. ”Penggunaan terbanyak terjadi pada tahun 2007, dengan jumlah diatas Rp 100 juta,” kata Wisnu.

Menurut Wisnu, kasus dugaan penggelapkan uang perusahaan diketahui setelah ada pergantian jajaran direksi bulan Agustus 2009 lalu. ”Yang bersangkutan sudah kami cek di rumahnya di Desa Gumiwang Kecamatan Purwanegara, namun tidak ketemu.  Pada Lebaran lalu, kami juga datang ke rumahnya , namun yang bersangkutan ternyata tidak pulang,” kata Wisnu sembari menambahkan pihaknya sudah memberitahukan kasus ini ke polisi, namun secara resmi belum melaporkan dengan alasan memberi kesempatan kepada yang bersangkutan untuk mengembalikan uangnya (banyumasnews.com/tgr).

1 Comment

  1. saya juga mau bertanya ttg transparasi pemasangan sambungan baru pelanggan pdam banjarnegara,sebenarnya berapa harga pastinya?soalnya di daerah klampok dikenakan tarif 1.550.000

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.