Purbalingga berantas buta guruf melalui KKN mahasiswa

Ditulis 13 Jul 2009 - 21:14 oleh Sista BNC

Bupati Purbalingga Drs Triyono Budi Sasongko MSi mengatakan Pemkab akan melakukan kerja sama dengan mahasiswa KKN dalam rangka pemberantasan buta huruf. Penanganan yang akan dilakukan melalui perguruan tinggi ini dengan membentuk 11 ribu warga belajar.
Kegiatan itu dilakukan mahasiswa KKN tahun ini. Selain itu pemberantasan buta huruf akan dilakukan melalui organisasi mitra pemerintah, misalnya PKK, Ormas, LSM dan CSR.
“Ormas dan lainnya akan membentuk 720 warga belajar. Sedangkan upaya lain yang akan dilakukan adalah dengan jajaran Dinas Pendidikan Kabupate serta Kodim 0702 Purbalingga membentuk 6.000 orang warga belajar,” tutur Triyono.
Pemkab juga sudah menjalin nota kesepakatan dengan Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Unsoed sejak 5 tahun yang lalu. Sedangkan pada Senin kemarin telah ditandatangani perpanjangan kerjasama terkait penuntasan buta aksara itu.
Triyono menambahkan, adanya mahasiswa KKN itu diharapkan mampu menurunkan angka buta aksara di Purbalingga. Sementara memasuki tahun 2010, melalui kerja mahasiswa itu, Purbalingga dapat segera meraih tuntas buta aksara. Selain penuntasan buta aksara, tahun 2009 ini, pemkab menargetkan tuntas pendidikan dasar 12 tahun.
Peserta KKN PBA dari Unsoed sebanyak 1.090 orang dan STAIN 353 orang mahasiswa. Mereka akan mengabdikan diri di 17 kecamatan, dengan jumlah mahasiwa di setiap kecamatan bervariasi, tergantung banyaknya angka buta aksara di setiap kecamatan. Para mahasiwa akan membentuk kelompok pendidikan masyarakat.
Setiap kelompok beranggotakan 20 orang warga buta aksara yang akan didampingi dua orang mahasiswa per kelompok (banyumasnews.com/n-1)

Tentang Penulis

Leave A Response