Perempuan dominasi penggunaan alat kontrasepsi

Ditulis 28 Sep 2009 - 18:33 oleh Banyumas1

PURWOKERTO – Program keluarga berencana (KB) merupakan cara pemerintah guna menekan tingginya laju tingkat kelahiran yang tidak lain merupakan salah satu beban dalam pembangunan sosial dan budaya. Namun dalam pelaksanaannya program tersebut dirasakan kurang adil mengingat jumlah akseptor perempuan lebih banyak dibandingkan akseptor laki-laki.

Di Banyumas, menurut data Agustus 2009 jumlah akseptor laki-laki hanya sebesar 7410 orang. Jumlah ini sangatlah kecil dibandingkan jumlah akseptor perempuan yang besarnya mencapai 300882 orang.

Kasi Operasional KB dan Kesehatan Reproduksi Kabupaten Banyumas, Dra. Sulistiyawati, MPH  ketika ditemui BanyumasNews.Com (BNC) Senin (28/9) mengungkapkan sebenarnya pemerintah Banyumas sudah sangat getol mensosialisasikan penggunaan KB bagi laki-laki namun banyak faktor yang kemudian menghalanginya. Berbagai alasan diungkapkan para akseptor laki-laki yaitu antara lain anggapan KB bagi mereka bertentangan dengan agama, kurang nikmat ketika berhubungan intim, takut kejantanannya berkurang dan lain sebagainya. Di pihak perempuan pun tidak jauh berbeda, pada umumnya mereka mengungkapkan jika suaminya di KB takutnya malah selingkuh.

Sosialisasi KB yang dilakukan pemerintah 1 minggu sekali di kecamatan dan 1 bulan sekali di kabupaten dirasakan memang kurang efektif sehingga masyarakat belum sadar betul manfaat dari berKB namun begitu pemerintah akan terus berusaha memaksimalkan jumlah akseptor laki-laki. Jumlah akseptor KB terbanyak Banyumas berada di Kecamatan Sumbang, Kedung Banteng, dan Pekuncen. Ketika disinggung soal harga, Sulistiyawati mengungkapkan bahwa alat kontrasepsi tersebut ada yang gratis dan dan ada bayar.

“Alat kontrasepsi laki-laki kesemuanya gratis,baik itu kondom maupun vasektomi, sedangkan untuk perempuan hanya pil yang gratis” tutur sulistiyawati. “Bagi laki-laki yang mau vasektomi langsung saja ke puskesmas Mersi, disana gratis” tambah Sulistiyawati (banyumasNews.Com/cit).

Tentang Penulis

Leave A Response