Jalur Pantura meminta korban, enam tewas

BREBES – Enam orang tewas dalam sebuah kecelakaan tragis yang terjadi di jalur Pantai Utara (Pantura) tepatnya di Desa Tengguli, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Sabtu (26/9). Kecelakaan tersebut melibatkan dua buah kendaraan masing-masing  sedan Nissan putih nopol A 1480 CL dan Kijang Kapsul warna hijau B 8996 DF.

Korban tewas adalah Warijan (38) supir sedan, Wariyem (41) dan Lina Herlina. Sedang tiga korban lainnya belum diketahui identitasnya, masing-masing bayi usia satu tahun, anak laki-laki usia 13 tahun dan seorang ibu wanita tua usia sekitar 50 tahunan. Keenam korban tewas tersebut berasal dari satu keluarga dan tinggal di Perumahan Krakatau, Cilegon, Banten. Korban tewas tersebut hingga saat ini masih disemayamkan di RS. Bhakti Asih. Brebes

Sementara empat penumpang Kijang kapsul warna hijau mengalami luka ringan dan saat ini masih di rawat di Puskesmas Tanjung masing-masing Aziz Muhidin (30), Eti Mulyaningsih (29), Ara (9) dan Lala (6). Seluruhnya diketahui berasal dari Purwodadi.

Musibah tersebut terjadi ketika sedan melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur menuju Jakarta. Ketika tengah melintas di desa Tengguli Tanjung, sopir diduga mengantuk hingga kendaraan yang ditumpanginya menabrak pembatas jalan, dan masuk lajur berlawanan. Pada saat bersamaan, dari barat muncul Kijang muncul secara tiba-tiba dan tabrakan keras pun tak terhindarkan. Kedua mobil mengalami ringsek berat pada bagian depannya.

Kasat Lantas Polres Brebes AKP Matrius mengatakan, pengendara Sedan diduga mengalami kecapean dan ngantuk. Sehingga menerobos pembatas jalan dan menabrak mobil Kijang (banyumasnews.com/tgr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.