Ponpes Modern Zam Zam Cilongok kebanjiran pendaftar

ponpes zam zam salamanPondok pesantren (Ponpes) Zam Zam yang berada di Desa Pernasidi Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, diserbu pendaftar. Ponpes yang sinergi dengan SMP Muhammadiyah ini menerima 145 siswa santri.
Ponpes yang berada di tepi jalan raya Jakarta-Purwokerto tersebut untuk kali pertama menerima santri. “Untuk kali ini kami baru membuka kelas putera. Pada tiga tahun mendatang akan kami buka untuk santri putri,” ujar pimpinan ponpes Drs Agus Miftah, Senin (13/10) siang.
Menurut Agus, untuk sementara, Zam Zam hanya bisa menampung 30 santri karena keterbatasan gedung yang masih dalam proses pengembangan. Padahal pendaftar di Ponpes tersebut membludak, sehingga terpaksa panitia pendaftaran menolaknya.
Mereka yang belum bisa masuk ke Ponpes Zam Zam bisa mendaftar ke SMP Muhammadiyah Cilongok, yang gedungnya bersebelahan.
Ponpes Zam Zam yang beberapa waktu lalu diresmikan mantan Ketua MPR Amien Rais, memiliki gedung lantai dua, ruang belajar, komputer dan Internet, ruang baca tulis, aula dan masjid. Para ustad yang mengajar di Zam Zam merupakan ustad dari Ponpes di Sukohardjo yang sebagian merupakan alumnus universitas di Kairo.
Mulai Senin, para santri akan memasuki masa orientasi selama sepekan. “Mereka akan kita didik menjadi kader Islam yang siap menghadapi perkembangan jaman,” ujar pimpinan Ponpes, Agus Miftah. (banyumasnews.com/n-1)

ponpes zam zam salaman 1

5 Comments

  1. salam sejahtera……. ustad… saya punya metode cepat mempelajari & menggunakan coreldraw dengan mudah…. hanya membutuhkan 5-6 kali pertemuan (selama 2-3 hari) Insya Allah peserta didik bisa membuat Desain yg dinginkan….

  2. utamakan kualitas, baik kualitas beribadah,kualitas beramal, kualitas mendidik, dll.sukses selalu Ponpes Zam-Zam. Mari tegakkan,……….Amar makruf nahi munkar

  3. Syukurr Alhamdulillah…!!!

    dulu saya mau daftar keponpes ini namun karena beberapa hal akhirnya tdk jadi…

    malah sekarang jadi perantaun + ngelanjutin kuLiah di jakarta…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.