Agen bus keluhkan sepinya penumpang

Ditulis 26 Sep 2009 - 17:54 oleh Banyumas1

bus bus

PURWOKERTO Sejumlah agen bus di terminal bus Purwokerto mengeluhkan sepinya penumpang yang menggunakan jasa mereka untuk kembali kedaerah asalnya pasca Lebaran. Hal tersebut terus dirasakan hingga hari ini (26/9) meskipun arus balik telah berlangsung sejak H+1 lalu. Darsum (48) salah satu petugas agen PO Dewi Sri tujuan Jakarta mengatakan bahwa arus mudik pada Lebaran kali ini jauh berbeda dengan musim Lebaran tahun lalu dimana jumlah penumpang jauh lebih sedikit daripada tahun yang lalu.“Biasanya pada H+1 Lebaran jumlah penumpang sudah banyak, tapi sekarang berangkatkan satu bus juga kurang” keluh Darsum.

Hal senada juga diungkapkan oleh Yatiman (52) agen bus PO Goodwill jurusan Purwokerto – Bandung. Dirinya mengakui bahwa jumlah penumpang mengalami penurunan yang signifikan jika dibandingkan dengan tahun lalu. “Di terminal sini paling kita cuma dapat 5 sampai 10 orang penumpang, akhirnya daripada rugi, dari 7 buah bus Goodwill kita potong menjadi hanya 5 buah bus saja sedangkan 2 bus kita drop ke Bumiayu” terang Yatiman kepada BanyumasNews.Com pagi (26/9) .

Penurunan jumlah penumpang tersebut menurut mereka diakibatkan penumpang lebih banyak memilih menggunakan jasa kereta api dibandingkan bus, selain lebih cepat juga karena hargannya dirasa cukup murah, Harga tiket bus ekonomi jurusan Purwokerto – Jakarta berkisar Rp.65.000,- , AC – Ekonomi Rp. 100.000, dan eksekutif Rp. 160.000,-. Selain alasan harga, menurut mereka banyaknya pemudik yang menggunakan sepeda motor juga ikut mempengaruhi penurunan jumlah pemudik yang menggunakan bus. “Kebanyakan sekarang yang mudik pakai motor, apalagi sekarang beli motor murah, gak usah DP juga sudah bisa bawa pulang motor baru” tukas Yatiman (banyumasnews.com/cit)


Tentang Penulis

& Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. ad 03/06/2013 pukul 12:31 -

    Betul, sekarang semua moda angkutan umum baik bus maupun angkot sepi karena imbas dari kepemilikan kendaraan pribadi seperti motor yang jumlahnya dari tahun ke tahun terus meningkat. Sepertinya perusahaan otobus perlu ada inovasi pelayanan, agar para penumpang tertarik kembali ke moda angkutan bus.

    Khusus untuk bus trayek Purwokerto-Bandung, yang ikut terimbas sepinya penumpang, kiranya ada inovasi trayek dengan sedikit merubah trayeknya menjadi trayek Purwokerto-Bandung via Kota Kuningan, menjadi trayek Purwokerto-Bumiayu-Salem-Cibingbin-Kuningan-Tol Palimanan-Bandung. Wilayah Kuningan merupakan kantong perantau yang jumlahnya dari tahun ketahun terus meningkat juga.

  2. Uci 26/09/2009 pukul 22:37 -

    Bagusnya di tiap berita di perkuat dengan gambar atau foto, karena bisa memperindah sehingga enak dibaca.

Leave A Response