Pusat oleh-oleh khas Banyumas diserbu pemudik

Ditulis 25 Sep 2009 - 17:29 oleh Banyumas1

PURWOKERTO – Bukan mudik bila tidak membawa oleh-oleh. Mungkin itulah yang ada dalam benak tiap pemudik , sehingga ketika mereka  akan kembali kedaerahnya, mereka berbondong-bondong menuju pusat oleh-oleh guna membeli aneka jajanan dan makanan khas daerah tersebut. Gambaran nyata tersebut dapat terlihat di pusat oleh-oleh kompleks Sawangan – Purwokerto. Saking ramainya keadaan tersebut sesekali menimbulkan kemacetan. Karena Sawangan merupakan jalur mudik wilayah selatan menuju Tasik, Garut, dan Bandung.

Eni W (40) pemilik toko oleh-oleh Sawangan No.1 menuturkan kepada BanyumasNews.Com (BNC) bahwa tokonya sudah ramai dikunjungi pemudik sejak hari pertama Lebaran. “Alhamdulillah dari hari pertama Lebaran hingga sekarang (25/9) jumlah pengunjung makin meningkat, kebanyakan mereka berasal dari Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Umumnya para pemudik tersebut memborong makanan khas Banyumas seperti kripik tempe, getuk goreng, mendoan, lanting, jenang.

“Yang paling laris itu mendoan dan getuk goreng, untuk mendoan sengaja kami buat paket guna memudahkan pembeli membuatnya di rumah, sedangkan getuk goreng kami buat dengan banyak rasa seperti gula merah, durian, nangka, pisang, cokelat, wijen, kelapa, dan gula aren. Kesemua itu agar pembeli tidak bosan dengan getuk” ungkap Eni.

Laely (37) pemudik asal Surabaya mengatakan sengaja membeli oleh-oleh khas Banyumas untuk para tetangganya dirumah dan juga titipan teman-teman kantornya. “teman-teman kantor saya pada suka sama getuk goreng, makannya banyak yang mesan ke saya untuk dibawakan getuk” tukas Laely.

Dalam sehari Eni mengaku tokonya mampu menjual mendoan hingga 3000 buah dan menghabiskan 2 kuintal getuk goreng. Omzet tersebut naik 5 kali lipat dari hari-hari biasa. Oleh Eni keuntungan tersebut digunakan untuk membayar biaya operasional, gaji, dan tunjangan Lebaran karyawan-karyawannya selain untuk mengembangkan usahanya.(banyumasnews.com/cit)

Pusat oleh oleh Sawangan (foto:cit/BNC)

Pusat oleh oleh Sawangan (foto:cit/BNC)

Pemudik antre membeli oleh oleh (foto:cit/BNC)

Pemudik antre membeli oleh oleh (foto:cit/BNC)

Tentang Penulis

Leave A Response