Motor vs motor, dua pemudik tewas

Ditulis 24 Sep 2009 - 01:05 oleh Banyumas1

PURBALINGGA РDua orang pemudik tewas seketika akibat dua buah sepeda motor saling bertabrakan di Jalan Raya Pengadegan, Kecamatan Pengadegan, Purbalingga Rabu (23/9). Korban tewas masing-masing Rudi (21) warga Desa Tegalpingen Rt 4 Rw 5, Kecamatan Pengadegan dan  Mamat Surahmat (34), warga Kampung Babakan Desa Parakanlima Kecamatan Cikembar Sukabumi (Jabar).

Selain korban tewas, tiga korban lainnya yang membonceng mengalami luka parah. Korban luka-luka yakni Widi Untari (20) warga Desa karanggintung Kecamatan Sumbang, yang diboncengkan Rudi. Kemudian korban yang dibonceng Mamat, dua orang masing-masing Samsini (25) dan Muhammad Ilham (4,5) keduanya warga desa Bodaskarangjati Kecamatan Rembang, Purbalingga.

Kasatlantas Polres Purbalingga AKP Soliyah mengatakan, kecelakaan tersebut berawal ketika sepeda motor bernomor polisi R 3704 KS yang dikemudikan Rudi (21) melaju dari arah Barat ke Timur dengan kecepatan tinggi. Saat itu Rudi yang memboncengkan Widi Untari (20) nampaknya kurang hati-hati ketika jalan menikung. Laju sepeda motornya terlalu ke kanan.

Pada saat bersamaan, di tikungan itu juga melaju sebuah sepeda motor F 3612 UT yang dikendarai Mamat Surahmat (34). Tabrakan antara dua sepeda motor itu tak bisa  terhindarkan. Rudi yang mengalami luka robek pada alis kiri dan patah pada paha kiri langsung meninggal di tempat. Si pembonceng, Widi Untari mengalami luka robek pada tulang selangka. Kondisi Mamat lebih parah lagi karena mengalami luka patah pada tulang wajah, kaki kiri patah dan tulang rusuk kiri patah. Mamat meninggal di tempat kejadian. Samsini hanya mengalami luka lecet pada tangan kiri dan kepala pusing sedangkan Muhammad Ilham mengalami luka berat. Pipi kanan dan dahinya robek dan berlubang hingga tak sadarkan diri. Korban langsung dirawat di Rumah Sakit Harapan Ibu Purbalingga (banyumasnews.com/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response