Libur lebaran, dua orang hilang di Pantai Petanahan

KEBUMEN – Dua orang pengunjung obyek wisata Pantai Petanahan Kebumen diduga hilang ditelan ombak. Keduanya nekad mandi di laut, meski pengelola pantai sudah memberikan peringatan untuk tidak mandi di pantai yang terkenal ganas ini. Dua korban hilang masing-masing Yulianto (18), warga Desa RT 3/1 Desa Kebutuhjurang, Pagedangan, Kabupaten Banjarnegara dan Hidayaturahman (17), warga Desa Kebulusan, Pejagoan Kebumen.

Korban Yulianto datang secara berombongan bersama sanak kerabatnya. Salah seorang rekan korban, Pariyo mengungkapkan, rombongan sampai di pantai sekitar pukul 12.00. Korban dan rombongan langsung mandi di pantai. Sekitar 30 menit kemudian korban Yulianto tiba-tiba hanyut. Usaha salah seorang tim SAR yang berada tak jauh dari tempat kejadian dengan melempar pelampung tidak banyak menolong. Yulianto, anak pasangan M Rifai dan Suripah itu pun hilang diseret ombak.

Sementara itu, Hidayatturohman (16) dilaporkan hilang oleh sanak keluarganya. Menurut Marnoto (45), ayahnya, Hidayatturohman memisahkan diri dari rombongan dan memilih mandi di pantai.

Kapolres Kebumen AKBP Drs Ahmad Haydar MM mengatakan, petugas SAR yang berada di pantai Petanahan telah berupaya melakukan pertolongan. Namun karena ombak sudah besar, pertolongan belum membawa hasil. ”Kami bersama Tim SAR akan terus melakukan uapaya pencarian,” kata kapolres, Rabu (23/9).

Secara terpisah, kepala UPT Obyek wisata pantai Petanahan, Tetur Ariyadi mengatakan, pihaknya sudah melarang pengunjung untuk mandi di pantai. ”Kami juga sudah mengingatkan pengunjung untuk tidak mandi di laut melalui spanduk dan pengumuman lisan,” kata Ariyadi (banyumasnews.com/tgr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.