Pemudik banjiri rumah teroris Noordin M Top

Ditulis 21 Sep 2009 - 11:03 oleh Banyumas1

SOLO – Momentum mudik lebaran ternyata dijadikan kesempatan tersendiri untuk berkunjung ke rumah tempat penggrebekan Noordin M Top beserta kaki tangannya di Kampung Kepuhsari, Desa Mojosongo, Jebres, Kota Solo. Ribuan  pendatang dari berbagai kota secara bergiliran menyempatkan diri berkunjung ke kampung yang terbilang tandus itu, Senin (21/9).

Pengunjung dari berbagai kota terlihat dari plat kendaraan yang dipakainya. Kebanyakan justru berasal dari Jakarta. Pengunjung lainnya seperti dari Surabaya, Bandung, Yogyakarta, dan beberapa kota di Jabar, Jateng dan Jatim. Kedatangan mereka hanya sekedar ingin melihat lokasi rumah yang dijadikan tempat tinggal buronan kelas kakap itu.  Pengunjung kebanyakan juga berfoto-foto dengan latar belakang rumah yang kini telah ditutup pagar seng.

Cahya (37), salah seorang pemudik yang mengaku dari Surabaya menuturkan, kesempatan mudik di Solo, ia manfaatkan bersama keluarga untuk sekedar berkunjung ke Kampung Kepuhsari. ”Saya sempat penasaran juga, oleh karenanya saya manfaatkan waktu pulang kampung untuk datang ke sini. Meski saya asli Solo, namun baru pertama kali mengunjungi kampung Kepuhsari,” kata Cahya.

Ketua RT 3/IV Kampung Kepuhsari, Suratmin mengatakan, pihaknya tak bisa menolak kedatangan ratusan warga yang hanya melihat lokasi pengrebekan Noordin M Top. Suratmin hanya berharap, setelah libur lebaran usai, kampungnya bisa kembali normal. ”Kedatangan pengunjung memang menganggu ketenteraman warga yang yang selama ini hidup sunyi. Mudah-mudaha, setelah suasana lebaran usai, kampung kami kembali normal,” harap Suratmin.

Berbeda dengan Suratmin, Mujiman, salah seorang pedagang minuman berharap keramaian di lokasi penggrebekan Noordin M Top akan berlangsung lama. Hal itu karena, kedatangan pengunjung justru membawa rejeki bagi dirinya. Mujiman mengaku dalam sehari bisa menjual ratusan botol minuman dingin. ”Lumayan juga mas, kedatangan warga membuat dagangan saya laku keras,” aku Mujiman, warga Kota Solo. (banyumasnews.com/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response