373 tukang becak terima santunan

Ditulis 18 Sep 2009 - 14:43 oleh Banyumas1

PURBALINGGA – Untuk meringankan beban rakyat kecil dalam menghadapi Idul Fitri, Badan Amal Zakat (Bazda) Kabupaten Purbalinga, memberikan santunan berupa sodaqoh kepada 373 tukang becak. Setiap tukang becak menerima santunan sebesar Rp 15 ribu.

Selain santunan kepada para tukang becak, Bazda juga menyalurkan zakat sebesar Rp 56.750.000.- kepada 353 anak yatim dan 25 pengurus dari lima panti asuhan.

Wakil Ketua Bazda Kabupaten Purbalingga Drs Soekarno Prasojo mengatakan, panti asuhan yang menerima zakat meliputi PADI Desa Babakan Kalimanah, Mandani Siwi Penambongan Purbalingga, Panti Asuhan Muhamadiyah Bukateja, Panti Asuhan Yusufiyah Cipawon Bukateja dan Panti Asuhan Al Maun Senon Kemangkon.

Diketakan Soekarno, total jumlah zakat yang telah disalurkan seluruhnya sebesar Rp 165.295.000. Zakat tersebut terinci  sebanyak Rp  54.450.000.- untuk 261 imam masjid dan guru ngaji di 9 Kecamatan, Rp 44.000.000.- untuk Majlis ta’lim Masjid Besar Darusalam, penyuluh agama Islam, Ponpes Arrohman dan Majlis Ta’lim al Munawaroh. Selebihnya sebesar Rp 4.500.000.- untuk salah seorang mualaf, ponpes raudatul qur’an penambongan dan bingkisan sembako untuk 20 orang.

Sekretaris Daerah Purbalingga Drs. H. Soebeno, MM atas nama Bupati pada saat memberikan sambutan menyampaikan bahwa Zakat adalah merupakan solusi yang cukup strategis bagi penanganan kemiskinan. Hal tersebut dikarenakan Zakat disamping merupakan kuwajiban atau rukun Islam bagi seorang muslim yang mampu, sekaligus mempunyai nilai social yang cukup baik.

Subeno mengharapkan, kepada warga masyarakat di Purbalingga yang diberikan kelebihan oleh Tuhan berupa harta yang sudah melebihi satu nisob ( ketentuan ) dan sudah mencapai satu tahun, maka wajib bagi mereka untuk berzakat, baik zakat Mal (harta benda) maupun zakat fitrah dan sodaqoh, agar hartanya dipelihara dari sesuatu yang dapat mengotori hati. ( banyumasnews.com/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response