Ario Sudarso alias Aji adalah Husamudin warga Purbalingga

Ditulis 18 Sep 2009 - 00:39 oleh Banyumas1

PURBALINGGA – Salah seorang teroris yang tewas dalam penggrebekan oleh Densus 88 di Kampung Kepuh Sari RT 3 RW 11, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, ditengarai sebagai warga Desa Karangreja, Purbalingga. Korban yang disebut Kapolri Bambang hendarso Danuri sebagai Ario Sudarso alias Aji, oleh warga Karangreja dikenal dengan nama Mistam Husamudin, warga RT 18 RW IX dusun Kedungjampang, Desa Karangreja Kecamatan Kutasari.

Mistam menghilang dari rumahnya begitu Tim Densus melakukan penggrebekan di rumah Badrudin yang disebut-sebut mertua Noordin M Top yang tinggal di Nusawungu Cilacap, Juli lalu.

Kadus IV desa Karangreja, Saliman meyakini foto yang ditampilkan Kapolri pada saat jumpa pers, Kamis (17/9) petang, memiliki ciri-ciri persis dengan wajah Husamudin. “Foto Ario yang memakai kacamata dan fotonya tersebar sebagai buron itu memang sangat mirip dengan Husamudin,” kata Saliman,.

Menurut Saliman, Husamudin datang ke Purbalingga karena menikahi salah seorang warga Karangreja. Ketika datang menggunakan nama Mistam. Setelah menikah mengubah nama menjadi Husamudin.

Pihak keluarga Husamudin tidak bersedia memberikan komentar atas tewasnya Ario yang juga memiliki nama Husamudin. Dari salah satu kerabat dekatnya hanya menyebut jika mengetahui Husamudin tewas dari tayangan televisi. “Saya mengetahui korban Husamudin dari televisi. Selebihnya kami mohon maaf tak bisa berkomentar banyak,” kata seorang lelaki yang mengaku kerabat Husamudin.

Istri Husamudin, Titi Rochyati (31), sama sekali tidak mau memperlihatkan diri, bahkan menyuruh salah satu keluarganya untuk mengusir puluhan wartawan cetak dan elektronik keluar dari rumahnya.

Tukang elektronik

Berdasarkan kartu keluarga yang ada di kantor Desa Karangreja, Husamudin lahir di Cilacap tanggal 17 September 1970 .  Sehari-harinya, ia adalah tukang servis barang-barang elektronik. Selama dua hari mangkal di Pasar Kutasari dan selebihnya  berkeliling.

Sebelum dilakukan penggerebekan yang dilakukan oleh Densus 88 pada Minggu tanggal 21 Juli silam, Husamudin sudah  pamit pergi ke Jakarta untuk merantau, karena pekerjaan servis barang elektronik sepi. “Kira-kira tiga hari sebelum Densus 88  datang ke desa ini, ia sudah pergi,”ujar Saliman. Sampai akhirnya kemarin tersiar kabar bahwa satu dari empat korban tewas  dalam penggerebagan di Solo adalah Ario Sudarso alias Aji, yang diyakini warga Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari,  Purbalingga, Jateng sebagai Mistam alis Husamudin. (banyumasnews.com/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response