Rp 2 milyar gagal dilarikan perampok

Ditulis 17 Sep 2009 - 15:29 oleh Banyumas1

mobil korban rampokMAGELANG – Pelaku aksi perampokan sadis yang menewaskan tiga orang sekaligus, Selasa (15/9),  masih dikejar aparat Polres Magelang. Kawanan perampok bersenjata api gagal membawa kabur uang tunai karena brangkas menyatu dengan body mobil.(banyumasnews.com, Selasa 15/9).

Belakangan diketahui, isi brangkas milik PT Kelola Jasa Arta ( Kejar) Securior Cabang Yogyakarta, ternyata berisi uang tunai Rp 2 milyar. Uang tersebut baru diambil dari Bank Danamon Magelang dan Muntilan, oleh perusahaan jasa cash collection (PT Kejar), bukan nasabah Danamon sebagaimana berita sebelumnya.

Penyidik gabungan dari Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Semarang dan  Bareskrim Mabes Polri, Rabu (16/9) melakukan  olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membuka brangkas Izusu Panther B8339 MW.

Olah TKP ulang yang dipimpin Kepala Pusat Labfor Mabes  Polri Cabang Semarang, AKBP Riny  P Astuti terungkap, selain  menemukan sembilan buah selonsong peluru, petugas juga menemukan serpihan daging tubuh tiga korban yang tewas secara mengenaskan. “Selonsong  berasal dari senjata laras panjang. Namun, kami belum bisa menentukan jenis senjata  apa yang dipergunakan perampok. Untuk memastikan jenis senjata dari selongsong peluru tersebut, masih perlu diteliti di Laboratorium forensik,”kata Riny.

Kapolwil Kedu Kombes Pol Agus Sofyan Abadi  mengatakan, olah TKP ulangan  yang dilakukan tim Labfor Mabes Polri Cabang Semarang tersebut untuk melanjutkan  proses olah TKP yang dilakukan di lokasi  kejadian , beberapa saat kejadian  berlangsung. “Olah TKP lanjutan untuk mengambil barang bukti yang masih tertinggal di mobil. Ini juga menerjunkan tim balistik untuk meneliti jenis peluru,”kata Agus Sofyan.(banyumasnews.com/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response