Kronologis jelang 4 buron teroris tewas di Solo

noodin m top SOLO – Sebelum akhirnya 4 orang yang diduga teroris tewas, Tim Densus 88 melakukan penggrebegan  teroris di Kampung Kepuh Sari, Mojosongo, Solo (Jateng), Rabu (16/9) malam hingga Kamis (17/9) dini hari. Tim menangkap seseorang yang diduga bernama Sungkono alias Kedu. Sungkono adalah teman kerja Eko di salah satu pabrik rokok di Solo. Eko sendiri telah tewas ditembak  di Jatiasih Bekasi, dalam penggrebegan bulan lalu.

Sebelumnya, Rohmad Puji Prabowo, 34, warga Semanggi RT 2/RW XVIII, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo juga dilaporkan diculik oleh sejumlah orang tak dikenal saat berada di kawasan Pasar Gading, Solo, Rabu (16/9) sore. Penculikan Rohmad diduga ada kaitannya dengan kasus terorisme.

Rumah yang digerebeg diketahui oleh warga sekitar dihuni oleh sepasang suami-istri bernama Susilo. Pasangan suami istri itu jarang bergaul dengan warga sekitar itu, padahal keduanya sudah sekitar enam bulan silam mengontrak rumah milik Totok.
“Namun, baru tiga bulan silam suaminya menyerahkan foto copi KTP dan surat nikah,” kata Suratmin, Ketua RT 3/RW XI, Kepuh Sari, Mojosongo, Solo.

Dari foto copi KTP yang diterimanya tertera nama suaminya Susilo yang lahir di Surakarta 21 Desember 1985. Alamat terakhir Susilo di Kagokan RT 2/RW II, Pajang, Solo. Sedangkan istrinya yang selalu memakai cadar bernama Putri Munawaroh yang lahir di Sukoharjo, 8 Desember 1989. Adapun alamat terakhir wanita yang dikabarkan hamil ini di Ngenden, RT4/IX, Banaran,Sukoharjo.

Menurut Suratmin, pihaknya tidak tahu saat Susilo mengontrak rumah itu. Apakah langsung kepada pemilik rumah atau melalui perantara.

“Saat ini Totok berada di Klaten, karena istrinya melahirkan dan tidak punya pembantu. Kabarnya dia tinggal di rumah ibu istrinya,” ujar Suratmin.

Suratmin menjelaskan bahwa Susilo bekerja di Pondok Pesantren Al Kahfi, ring road utara Solo. Jarak tempat kerja dengan rumahnya sekitar 600 meter. Tapi, tambah dia, Susilo bekerja sebagai apa, Suratmin tidak tahu. Sedangkan yang putri tidak bekerja.

Kapoltabes Solo Kombes Pol Joko Irwanto Irwanto, membenarkan adanya penggerebekan oleh Tim Densus 88 Antiteror. Namun, Joko tak bersedia merinci kasus penggerebekan tersebut, apakah terkait dengan kasus terorisme atau kasus lain.

Aparat keamanan mengepung dari beberapa titik. Wartawan dan masyaraat sulit untuk mendekat ke lokasi. Para wartawan berdiri sekitar 200 meter jaraknya dengan rumah kontrak itu. Setiap jalan yang mengarah ke lokasi ditutup dan dijaga oleh aparat keamanan.

Rentetan tembakan seringkali terdengar. Bunyi letusan itu kadang berhenti sejenak, kemudian mulai lagi. Tembakan yang dilepaskan kedua pihak itu berlangsung sejak pukul 23.30 WIB hingga Kamis (17/9) pagi.

Setelah sebelumnya sempat reda, rentetan suara tembakan kembali terdengar dari pemukiman penduduk di kampung Kepuh Sari, Kelurahan Mojosongo, Jawa tengah. Personel polisi juga terus ditambah ke lokasi kejadian.

Sekitar 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) merangsek masuk ke pemukiman tersebut. Mereka terlihat membawa senjata lengkap. Sementara itu, suara rentetan tembakan kembali terdengar. Padahal beberapa menit lalu, tembakan sempat berhenti.
Tembakan yang diarahkan ke satu rumah di pemukiman penduduk di kampung Kepuh Sari, Kelurahan Mojosongo, Solo, makin gencar. Enam rumah di sekitar lokasi diminta untuk dikosongkan dari penghuninya oleh polisi.

Petugas terus mengawasi dan berjaga-jaga di lokasi kejadian. Belum diketahui dengan siapa polisi berhadapan karena belum adanya informasi resmi dari kepolisian.
Polisi mulai menghentikan tembakan yang diarahkan kepada sebuah rumah di kampung Kepuh Sari, RT 03/rw 11, Kelurahan Mojosongo, Solo. Namun seorang anggota polisi diduga mengalami luka akibat baku tembak ini.

Sekitar pukul 03.22 WIB satu mobil ambulance keluar. Dari dalam ambulance terlihat seseorang tangannya digantung. Ambulan tersebut terlihat membawa beberapa anggota polisi yang bersenjata lengkap. Salah satu di antara mereka diduga mengalami luka. Beberapa mobil ambulan juga mulai terus berdatangan ke lokasi kejadian. Nun, tak berapa lama satu mobil ambulance masuk ke lokasi. Siang akhirnya diketahui 4 orang tewas dalam penggerebekan itu (banyumasnews.com/tgr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.