Polres Karawang siasati kemacetan dengan jalur alternatif.

Ditulis 16 Sep 2009 - 15:44 oleh Banyumas1

KARAWANG – Empat hari menjelang lebaran jalanan diseputar Karawang pantura relatif masih sepi, tidak ada penumpukan arus pemudik yang menimbulkan kemacetan berarti, baik yang menggunakan sepeda motor, mobil, ataupun bus. Dari pantauan banyumasnews.com di perbatasan antara Bekasi dan Karawang jalanan masih tampak lenggang, namun
demikian arus pemudik tetap mengalir meskipun dalam volume kecil.

Diramalkan lonjakan pemudik yang menuju kota-kota di Jawa Tengah, Jogjakarta, dan Jawa Timur akan terjadi pada tanggal 18 September dini hari mengingat tanggal 17 September adalah hari terakhir mereka bekerja sebelum libur cuti bersama. Sekitar 3 juta pemudik pengguna sepeda motor diperkirakan akan melintas di kota Karawang.

Seperti yang diungkapkan IPDA ASEP Kepala Pos Pengaturan perempatan DPRD Karawang, “sekarang jumlah pemudik dipastikan lebih banyak, tahun kemarin saja ada sekitar 2 juta, mungkin saja sampai 3 juta pemudik yang menggunakan sepeda motor, umumnya kota tujuan mereka adalah Tegal, Brebes, Banyumas, Cilacap, Kebumen, Jogjakarta, & Solo”

Namun Polres Karawang, yang pada Lebaran kali ini menerjunkan hingga 1000 personel menyatakan siap menerima dan mengamankan arus mudik dan balik Lebaran. “Kami siap melayani para pemudik” tandas IPDA Asep.

Untuk mengantisipasi kemacetan akibat bertumpuknya kendaraan bermotor Polres Karawang akan menggunakan jalur
alternatif, sehingga diharapkan jalur lalu lintas khususnya wilayah dalam kota tetap aman dan lancar.

Seperti diinformasikan, ada 3 buah jalur pembelokkan menuju jalur alternatif bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor. Pertama adalah di wilayah KPUD Karawang Tanjung Pura. Kedua, di perempatan DPRD, dan ketiga di perempatan Johar. Jalur-jalur tersebut dipastikan tidak akan melewati titik-titik kemacetan, karena
langsung tembus di wilayah Cikalong – Subang. Untuk rambu-rambu jalan  pun telah terpasang dengan baik.

“Namun pembelokkan tersebut menunggu instruksi dari Pos Jomin – Cikampek. Apabila volume kendaraan di wilayah Jomin padat, barulah kemudian di belokkan, namun jika tidak maka tidak akan ada pembelokkan” terang IPDA Asep kepada banyumasnews.com.

Jalur alternatif ini dipastikan lebih jauh dari jalur yang biasanya, namun para pemudik dipastikan bebas dari kemacetan (banyumasnews.com/cit)

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. Zen 16/09/2009 pukul 20:15 -

    Wah top bgt… apa banyumasnews.com sampai ngirim wartawan untuk pantau arus mudik lebaran… jos lah!

Leave A Response