Nasabah Danamon dan polisi tewas ditembak perampok

Magelang – Aksi perampokan menjelang Idul Fitri 1430 H semakin nekad saja. Kawanan perampok bersenjata api memberondong mobil perusahaan jasa pengiriman uang PT Kelola Jasa Artha (Kejar), Selasa (15/9) sore. Aksi perampokan itu terjadi di Jalan Magelang-Yogja km 7 atau tepatnya di Desa Gulon Kecamatran Salam, Kabupaten Magelang (Jateng).

Kawanan perampok gagal membawa kabur brangkas permanen didalam mobil . Namun, yang mengenaskan, perampok telah menewaskan tiga penumpangnya sekaligus.

Tiga korban tewas di tempat kejadian dengan luka mengenaskan di kepala akibat diberondong peluru.  Korban seluruhnya para penumpang mobil Isuzu Panther berwarna biru tua bernomor polisi B 8339 MW. Salah satu korban diketahui anggota Brimob Polda DIY, bernama Bripda Mardiono yang tengah bertugas mengawal.  Dua korban tewas lainnya yakni Agus Sutrisno warga Kebumen, Arif Wirahadi warga Tegalrejo Kabupaten Magelang. Keduanya karyawan perusahaan jasa pengiriman uang PT Kelola Jasa Artha (Kejar),

Aksi perampokan itu terjadi ketika mobil Isuzu panter meluncur dari arah Magelang menuju Yogjakarta. Perampok agaknya sudah menguntit mobil yang mengangkut uang dalam brangkas yang baru diambil dari Bank Danamon Magelang.

Ketika melewati wilayah Gulon Salam Magelang sekitar pukul 16.30 WIB, dari arah belakang muncul sebuah mobil APV berwarna hitam dengan plat nomor AB (Yogyakarta). Mobil pelaku menempel mobil panter tersebut, kemudian menghujaninya dengan tembakan.

Sopir Panther yang terkena tembakan tak bisa mengendalikan laju kendaraan hingga menabrak tiang listrik.  Begitu mobil korban berhenti, beberapa perampok langsung menghampirinya. Pelaku sempat membuka pintu depan sopir dan memastikan seluruh penumpang telah tewas. Perampok segera membuka pintu belakang untuk mengambil brangkas. Namun naas, brangkas tersebut ternyata telah permanen sehingga sulit untuk dilepas.

Sejumlah warga sekitar sempat melihat kawanan perampok yang hendak berusaha mengambil brangkas. Diduga karena takut diketahui warga, pelaku langsung kabur tanpa membawa hasil.

Kapolwil Kedu Kombes Pol Drs Agus Sofyan Abadi yang dikonfirmasi atas aksi perampokan tersebut membenarkannya. “Kami masih melakukan penyelidikan atas kasus perampokan yang menewaskan tiga orang sekaligus. Pelaku rupanya gagal membawa kabur brangkas setelah menewaskan seluruh korban,” kata Kapolwil. (banyumasnews.com/tgr)

1 Comment

  1. dasar perampok jahanammmm! kanapa harus membunuh utk dari pendapatan? ayo pak polisi kejar perampok itu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.