Mie berformalin dan ayam tiren marak di Banjarnegara

Ditulis 13 Sep 2009 - 19:11 oleh Banyumas1
Inilah mie ayam berformalin yang ditemukan petugas Pemkab Banjarnegara (foto:tgr/BNC)

Inilah mie berformalin yang ditemukan petugas Pemkab Banjarnegara (foto:tgr/BNC)

BANJARNEGARA – Meningkatnya kebutuhan makanan menjelang lebaran ternyata dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk mengeruk keuntungan. Tim Pemkab Banjarnegara yang melakukan operasi disejumlah pasar, Minggu (13/9) menjumpai produk mie yang berformalin dan daging ayam tiren (mati kemaren)

Tim gabungan yang terdiri Dinas Kesehatan, Dipertanak, Polres dan Bagian Perekonomian Banjarnegara menyusuri empat pasar empat pasar sasaran operasi adalah pasar kota Banjarnegara, Purwonegoro, Mandiraja dan Purworejo Klampok.

Temuan daging ayam tiren alias daging yang sudah membusuk berupa satu kantong berisi sepuluh paha ayam kering tanpa tulang. Pada kantong kemasan tersebut tidak tertulis tanggal kadaluarsa. Sementara kondisi daging ayam yang diberi label ‘Puyam’ sudah berbau busuk dan mulai jamuran.

Nunik, pedagang di pasar Purwareja Klampok yang menjual daging ayam tiren mengatakan, daging yang dijualnya di drop dari daerah Tegal. Produk itu dititipkan ke sejumlah pedagang sembako di dalam pasar. Jumlahnya sekitar empat hingga sebelas bungkus per pedagang. Setiap bungkus harganya Rp 9.000 dan ia menjual Rp 1.400 per biji.

”Saya tidak tahu jika sudah kadaluarsa. Produk ini datang baru empat hari yang lalu. Dari lima sudah laku empat bungkus,” kata Nunik.

Sementara Koordinator operasi pasar, Riatmojo Ponco mengatakan, mie mengandung formalin masih ditemukan meski jumlahnya sudah sedikit. Pada operasi sebelumnya hampir semua pedagang sayuran dan sembako menjual mie berformalin yang didrop dari Magelang. Namun sekarang tinggal sedikit, sekitar tiga atau empat pedagang.

“Operasi sengaja kami gelar dinihari agar menangkap distributor mie berformalin, namun rupanya mereka mengelabuhi dengan merubah pola droping mie yakni dua atau tiga hari sekali dari yang sebelumnya tiap hari,” kata Riatmojo (banyumasnews.com/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response