2010 Banyumas bebas buta huruf

WISATA PURBALINGGA
Ditulis 12 Sep 2009 - 22:01 oleh Banyumas1

PURWOKERTO Melek huruf merupakan syarat utama untuk ikut berpartisipasi dalam kehidupan modern dan pengembangan kualitas sumber daya manusia. Maka dari itu Kabupaten Banyumas lewat Dinas Pendidikan sejak tahun 2005 lalu melakukan upaya pemberatasan buta aksara dengan bekerjasama dengan berbagai pihak seperti , Aisyiah, Muslimat NU,Forum perguruan tinggi, Lembaga Masyarakat Desa Hutan, Pusat Kajian Belajar Masyarakat, PKK dsb.

Hasilnya pada tahun 2010 mendatang diharapkan Banyumas dapat bebas dari buta aksara. Jumlah buta aksara di Kabupaten Banyumas mencapai angka 94.428 orang. “Pemberantasan buta aksara dilakukan dengan bertahap sejak tahun 2005 hingga sekarang, dan tahun 2010 mendatang diharapkan telah mencapai paripurna” ungkap Siswoyo Kabid Pendidikan non Formal Dinas Pendidikan Banyumas.

Pada tahun 2005 Diknas telah berhasil menggarap 1190 orang buta huruf, 3849 orang pada tahun 2006, 37.334 orang pada tahun 2007, 39.356 pada tahun 2008, dan 12.373 orang sisanya pada tahun 2009.

Siswoyo mengungkapkan ada 2 jenis pemberantasan aksara yaitu keaksaraan dasar dan keaksaraan usaha mandiri. Bila pada keaksaraan dasar tujuan kegiatan lebih kepada pelatihan membaca, menulis, berhitung, berbicara, dan mendengar. Sedangkan pada keaksaraan usaha mandiri kegiatan lebih difokuskan pada upaya pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri.“Kami juga telah mendirikan TBM (taman baca masyarakat) yang tersebar di seluruh Kabupaten Banyumas, total ada sekitar 37 TBM yang telah berdiri” tutur Siswoyo.

Adapun pembiayaan TBM dilakukan lewat dana APBN / APBD Banyumas/ Provinsi Jateng. Untuk tahun ini hanya ada 3 buah TBM yang mendapatkan kucuran dana masing-masing sebesar Rp.25 juta. Kendala yang sering dihadapi dalam pengembangan TBM ini adalah kurangnya animo masyarakat dalam membaca dan juga terbatasnya dana guna pemenuhan kebutuhan TBM. Keberhasilan Banyumas dalam upaya pemberantasan buta aksara patut diacungi jempol mengingat Banyumas saat ini tengah giat mengejar ketertinggalan dari Kabupaten tetangga (banyumasnews.com/cit)


Tentang Penulis

Leave A Response