Harga gas di Banyumas tidak menentu, konsumen resah

Ditulis 10 Jul 2009 - 12:10 oleh Mr Banyumas

Harga gas isi ulang elpigi bersubsidi 3 kg di wilayah Ajibarang Banyuma tidak menentu. Hal tersebut karena sampai sekarang ini belum ada aturan tegas. Hingga kini harga ditingkat pengecer bervariasi, berkisar antara Rp 13.500 sampai Rp 15.000 per tabung.
Agus seorang pengecer isi ulang elpigi 3 kg Desa Ajibarang Kulon, Kecamatan Ajibarang, menuturkan, belum diterapnya HET dari Pertamina menimbulkan persaingan tidak sehat di kalangan pengecer. Akibatnya kini pengecer berlomba-lomba untuk menjual elpiji 3 kg dengan harga dibawah Rp 14.000 per tabung.
“Jika kondisinya terus seperti ini, membuat pengecer terutama yang telah mengantongi Nomor Induk Agen Pertamina (NIAP) dirugikan.. Kerugian utamanya, dia harus bersaing dengan pengecer lain yang menjual gas itu dibawah harga Rp 14.000-15.000 per tabung, dan yang tidak memiliki NIAP, kita rugi karena persaingan antara pengecer lain sudah tidak sehat,” ucap Gatot, pedagang lainnya.
Karena tak ada aturan yang tegas menyebabkan harga elpiji 3 kilogram di tingkat eceran menjadi sangat bervariasi. Sejumlah pengecer ataupun pendagang yang menyediakan gas yang 3 kilogram mengharapkan, pemerintah secepatnya menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk gas melalui surat keputusan untuk mengurangi kerugian diderita selama ini.
Mereka berharap ada HET, karena selama ini harganya kerap berfluktuatif. Penentuan HET ini membuat harga bisa stabil dan dapat mengurangi kerugian penjual. “Sekarang harga tidak seragam antara penjual satu dengan yang lain,” tambah Gatot.
Yuli pedagang lain menambahkan, selisih harga antara toko satu dengan lain berkisar antara Rp 2000 sampai 3000 per tabung isi 3 kilogram.. “Belum lagi penjual warung-warung kecil pasti harganya lebih mahal,” katanya.
Kondisi ini tidak hanya berdampak pada pengecer isi ulang elpiji 3 kg semata. Namun, tidak adanya aturan tegas dari pemerintah berdampak pula pada masyarakat. Mereka sangat keberatan karena harga gas bisa naik sewaktu-waktu. (banyumasnews.com/n-1)

Tentang Penulis

Leave A Response