Menjelang Lebaran terminal Purwokerto sepi

Ditulis 10 Sep 2009 - 11:27 oleh Banyumas1

PURWOKERTO – 10 hari menjelang Idul Fitri Suasana Terminal Purwokerto masih tampak sepi, belum ada penumpukan penumpang yang berarti. “Terminalnya masih sepi, sama saja kaya hari-hari biasa” ujar taryono kondektur salah satu bus ketika dijumpai banyumasnews.com.

Namun meskipun demikian penjagaan oleh aparat kepolisian semakin diperketat. Nampak para petugas berjaga-jaga di beberapa sudut terminal purwokerto. Terminal yang diklaim sebagai terminal terbesar se-Indonesia tersebut diperkirakan akan dipenuhi oleh para pemudik sekitar H-3 sebelum Lebaran.

Sementara Kepala UPT Terminal Purwokerto Indradi, SE  mengatakan. saat ini memang belum terlihat adanya kepadatan penumpang karena kebanyakan masyarakat memilih menggunakan kereta api . Namun menjelang lebaran sekitar H-3 terminal Purwokerto akan padat.  “Untuk itu pada H-7 tanggal 14 besok kami akan mendirikan posko pengamanan Lebaran”, ujar Indradi.

Untuk masalah keamanan Indradi berpesan agar para penumpang jangan takut karena terminal Purwokerto terbilang relatif aman. Di lokasi itu telah terpasang kamera CCTV di 7 titik terminal yang langsung terhubung ke Jakarta. Selain itu Aparat kepolisian dibantu Satpol PP akan terus melakukan penjagaan mengantisipasi hal-hal yang tidak dinginkan.

Mendekati lebaran,terminal Purwokerto tampak sepi (foto:cit/BNC)

Mendekati lebaran,terminal Purwokerto tampak sepi (foto:cit/BNC)

Hanya saja penumpang juga diharapkan tidak mengenakan perhiasan yang mencolok dan menerima pemberian orang yang tidak dikenal.

Jumlah armada yang dipersiapkan oleh dinas perhubungan untuk angkutan Lebaran kali ini adalah sebanyak 1931 armada yang terdiri dari bus AKAP, AKDP, angkutan kota, angkutan desa, angkutan sewa, taxi dan angkutan wisata dengan kapasitas angkut sebanyak 71160 penumpang. Selain itu dari pihak Pemda Banyumas dan Pemprov Jateng juga menyiapkan sebanyak 5 armada bus guna keperluan mudik gratis Jakarta – Purwokerto yang pengkondisiannya dilakukan oleh pemprov. Untuk harga tiket tidak ada kenaikan namun ada penetapan batas atas dan bawah. Untuk batas adalah sebesar Rp.139,- per kilometer/ orang, sedangkan untuk batas bawah sebesar Rp. 86,- per kilometer/ orang (banyumasnews.com/cit)


Tentang Penulis

Leave A Response