Dosen PTS Purwokerto ditangkap sedang pesta sabu

PURWOKERTO – Mengerti hukum ternyata tidak mesti taat hukum. Setidaknya itulah yang dilakukan seorang dosen  Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Purwokerto, berinisal TS (51). Dosen Fakultas Hukum ini ditangkap jajaran Polres Banyumas saat tengah pesta sabu-sabu bersama rekannya.

TS ditangkap aparat Resnarkoba Polres Banyumas pada Minggu malam sekitar pukul 20.30, di rumah temannya, Ali (39), warga Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur. TS saat itu tengah berpesta sabu bersama dua orang temannya, Trisno alias Nino, warga Mersi dan Ali, yang merupakan pemilik rumah.

Saat diperiksa polisi mereka mengaku, sebelum pesta hari Minggu, sudah ada pesta sabu hari sebelumnya ” Jadi sebelumnya yang ikut antara lain Freydicka dan Kuat, sehingga dari hasil pengembangan ada lima tersangka yang berhasil kita tangkap,” ujar Kasat Narkoba Polres Banyumas, AKP R Sihombing, Selasa (8/9) .

Menurut R Sihombing saat Trisno mendapatkan sabu seberat 1 gram dengan harga Rp 1,5 juta. Kemudian Trisno mengadakan pesta sabu pada Rabu (2/9) malam bersama Nino. Ali dan Kuat. Pesta dilanjutkan pada hari Jumat (4/9) bersama  Nino, Kuat dan Freydicka. Pada saat itulah mereka tak berdaya, karena polisi sudah mengepung dan langsng membekuknya . Polisi kini menahan lima tersangka, termasuk dosen yang tak patut ditiru tersebut (banyumasnews.com/n-1).logo-BADAN NARKOTIKA

4 Comments

  1. tarife per mahsiswi untuk short time berapa Mas Raden Pucuk Pinus?kalau ada kasih nomer hpnya ya…….?! Itu pasti mhs produk dari dosen nyabu ya……bisa jadi praktek nyabu itu bobotnya 2 SKS, nggundhik 4 SKS……

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*