Sembilan parpol nikmati dana APBD ratusan juta rupiah

PURBALINGGA – Inilah enaknya membuat partai politik (parpol). Jika parpol eksis dan memiliki jatah kursi DPRD, maka praktis uang dari APBD pun segera mengalir. Sembilan parpol di Purbalingga, akan kecipratan jatah dana Bantuan Operasional Partai Politik (BOP) tahun anggaran 2009.

Semula, sebelum pemilu legislatif, jatah dana BOP untuk termin pertama hanya dinikmati oleh tujuh parpol. Kini, jatah itu harus berkurang karena harus dibagi dengan sembilan parpol peraih kursi DPRD.

“BOP 2009 senilai Rp 20 juta per kursi dewan. Pencairan dilakukan dalam dua termin. Termin pertama sebesar Rp 10 juta per kursi sudah dicairkan. Sedang termin kedua, perhitungannya berbeda dan disesuaikan komposisi kursi DPRD hasil pemilu 2009,” ujar Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarkat (Kesbangpollinmas Purbalingga, Supriyanto, S.Sos, M.Si kepada Banyumasnews.com, Selasa (8/9).

Supriyanto mencontohkan, pada tahun anggaran 2008 lalu, BOP juga sebesar Rp 20 juta per kursi. PDI Perjuangan yang memiliki 17 kursi, memperoleh dana itu sebesar Rp 20 juta kali 17 kursi, yakni Rp 340 juta. Partai Golkar 10 kursi (Rp 200 juta), PAN dan PKB masing-masing 6 kursi (Rp 120 juta), PPP 3 kursi (Rp 60 juta), Partai Demokrat 2 kursi (Rp 40 juta) dan PKS dengan kursi semata wayangnya mendapat Rp 20 juta. Pencairan dana BOP dilakukan dua kali. Masing-masing Rp 10 juta pada semester pertama (Januari-Juni) dan semeseter kedua (Juli-Desember).

Pada 2009, dana BOP termin pertama (Januari-Juni) sudah dicairkan Rp 10 juta kali 45 kursi, yakni Rp 450 juta untuk tujuh partai. Sedang termin kedua, dana sebesar Rp 450 juta masih dibagi lagi. Yakni Rp 150 juta untuk 45 kursi dewan milik tujuh parpol. Masing-masing kursi mendapat jatah dana Rp 3,3 juta.

”Hal itu karena pelantikan anggota DPRD hasil pemilu 2009 baru dilaksanakan pertengahan Agustus. Artinya hanya tujuh parpol pemilik kursi hasil pemilu 2004 yang masih berhak atas BOP itu untuk bulan Juli dan Agustus,” kata  Supriyanto.

Dana BOP sebesar Rp 300 juta, akan dibagi 45 kursi. Artinya, BOP untuk setiap kursi sebesar RP 6,6 juta. Dana itu akan dibagikan kepada sembilan partai politik pemilik kursi DPRD hasil pemilu 2009. Yakni tujuh parpol lama ditambah Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) dan Partai Matahari Bangsa (PMB).

Nilai nominal BOP yang diperoleh masing-masing parpol juga berubah seiring perubahan jumlah kursi hasil perolehan pemilu 2009. Pada pemilu 2009, PDI Perjuangan hanya mampu meraih 13 kursi DPRD. Karenanya, BOP yang akan diperoleh hanya Rp 85,8 juta. Partai Demokrat yang berhasil menambah kursi hingga mencapai tujuh kursi dipastikan memperoleh dana BOP Rp 46,2 juta.

PAN dan PKB yang masing-masing meraih lima kursi mendapat dana Rp 33 juta. PKS dengan empat kursi menjadi Rp 26,4 juta. PPP dan PDP masing-masing 2 kursi mendapat Rp 13,2 juta. Dan PMB yang kursi tunggalnya kebagian Rp 6,6 juta. (banyumasnews.com/tgr)

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.