Mertua Syech Puji stress berat

SEMARANG

Syech Puji dan istri keduanya yang masih bocah Lufiana Ulfa
Syech Puji dan istri keduanya yang masih bocah Lufiana Ulfa

– Cita-cita meraih kebahagiaan sang anak dan dirinya setelah menikahkan putrinya Lutviana Ulfa (13) dengan Pujiono Cahyo Widianto alias Syech Puji, kandas sudah. Bukan malah rasa bahagia yang didapat, Suroso, sang mertua Syech Puji justru mengalami gangguan jiwa alias gila.

Kuasa Hukum Suroso, M Rofian mengungkapkan, setelah sempat menjalani perawatan kejiwaan selama satu minggu, ternyata kondisi psikis kliennya malah semakin memprihatinkan. Suroso tidak ingat lagi siapa-siapa saja yang menjenguknya.

“Kondisi kejiwaannya sangat memprihatinkan. Bahkan klien saya itu sudah tidak merasakan lagi kecing dan buang air besar (BAB) di celana di tempat tidurnya,” kata Rofian, Senin (7/9).

Mengetahui kondisi kliennya yang sudah masuk kategori gila, Rofian langsung menemui Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polwiltabes Semarang AKP Sulityowati. Disepakati pagi ini penyidik didampingi kuasa hukum akan memindahkan Suroso dari RS Bhayangkara ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dr Amino Gondohutomo Semarang.

Rofian mengatakan, atas kondisi kliennya itu pula pihaknya belum bisa melangkah bagaimana proses hukumnya. Saat ini, lanjut Rofian, yang lebih penting adalah menyelamatkan Suroso dari kemungkinan yang lebih buruk. ”Soal bagaimana proses hukum selanjutnya, kami belum membicarakannya dengan penyidik dari Polwiltabes,” kata Rofian.

Suroso diduga mengalami depresi berat akibat jeratan masalah setelah menikahkan  anaknya, Lutviana Ulfa dengan Syeh Puji. Suroso sejak Rabu (2/9) lalu dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang. Awal gejala stres berat Suroso pada Rabu (2/9) lalu, terjadi setelah Suroso dibezuk oleh istrinya. Tak jelas apa yang mereka bicarakan, setelah istrinya pulang, Suroso tiba-tiba berteriak-teriak di dalam sel tahanan. Suroso sempat diamankan petugas jaga dan dibawa ke ruang Kasat Reskrim Polwiltabes Semarang AKBP Roy Hardi Siahaan. Namun karena tidak menunjukkan gejala membaik, Suroso langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani perawatan. (banyumasnews.com/tgr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.