FISE UNY jadikan Dieng sebagai laboratorium IPS

Ditulis 04 Sep 2009 - 15:45 oleh Banyumas1
Candi Arjuna Dieng Banjarnegara (foto:pyt/BNC)

Candi Arjuna Dieng Banjarnegara (foto:pyt/BNC)

BANJARNEGARA – Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi (FISE) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengembangkan laboratorium Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di dataran tinggi Dataran tinggi. Pemilihan Dieng karena tanah di dataran tinggi itu merupakan salah satu daerah tersubur di Indonesia. Berbagai jenis tanaman perkebunan mudah dikembangkan, hingga masyarakat tak perlu takut kelaparan.

“Karena itulah Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi (FISE) UNY merasa perlu mengembangkan laboratorium IPS di dataran tinggi tersebut,” ungkap Ketua Laboratorium IPS FISE UNY, Drs Udia Haris Hadori, di Banjarnegara, Jumat (4/9).

Menurut Hadori, secara historis Dieng juga mempunyai daya tarik luar biasa terkait dengan sejarah Mataram Kuno berupa peninggalan kelompok Candi Hindu. Secara geografis, Dieng juga merupakan daerah yang penuh tantangan untuk diteliti.

Hadori menjelaskan, Dieng juga menyimpan sejarah pegunungan tertinggi di Jawa yakni gunung Perahu. Letusan besar jutaan tahun yang lalu menyebabkan munculnya pegunungan-pegunungan kecil di sekitar Dieng. “Di bawah tanah yang subur di Dieng, merupakan lautan vulkanik yang sangat panas sehingga dikatakan Dieng adalah surga di atas bara,” kata Hadori.

Karena kondisi geografis tersebut, tidak mengherankan jika sampai sekarang aktivitas ekonomi, sosial, dan politik masyarakat Dieng tampak selalu hidup.
Pola perilaku produksi, distribusi, interaksi sosial, perkembangan kebudayaan, dan kebijakan politik, menarik untuk dikaji secara terpadu. “Hal itulah yang juga mendorong FISE UNY menjadikan Dieng sebagai salah satu laboratorium IPS,” katanya.

Jika sebelumnya hanya Jurusan Pendidikan Geografi yang intens melaksanakan kajian di Dieng, ke depan akan menjadi kajian terpadu. Dieng juga direncanakan menjadi bagian paket Lab IPS Terpadu FISE UNY. (banyumasnewcom/pyt)

Tentang Penulis

Leave A Response