Singapura lirik kentang batur Banjarnegara

Ditulis 04 Sep 2009 - 15:07 oleh Banyumas1

BANJARNEGARA – Sebuah perusahaan importir Singapura, Agri-Food and Veterinary Authority of Singapore (AVA) tertarik kentang varietas Granola yang dibudidayakan petani di kawasan dataran tinggi Dieng, Kecamatan Batur Banjarnegara. Sebanyak 12 orang perwakilan dari AVA telah melakukan survey mengenai budidaya kentang di Batur.

“Pihak AVA meminta kami untuk mengirimkan 400 ton setiap dua minggu sekali. Kami menyatakan siap sepanjang kerjasama saling menguntungkan,” kata ketua kelompok tani Perkasa yang juga koordinator para petani di Dataran Tinggi Dieng Mudasir, Jum’at (4/9).

Menurut Mudasir, petani telah menyepakati sistem harga yang ditawarkan Importir, yakni akan selalu berbeda setiap pengiriman tergantung dengan harga jual kentang tiap musim. Dengan demikian, baik petani maupun importir tidak akan dirugikan. ”Pada saatnya nanti kami tinggal menunggu jadwal pengiriman dari Importir,” katanya.

Sementara itu    direktur CV Bening Agri Indo Kalyana, Budiono salah satu penyalur produk agro mengatakan, tim dari AVA datang ke Batur untuk melihat langsung kualitas tanah termasuk penggunaan pupuk, cara panen serta kualitas kentang petani.

”Melihat kualitas kentang, kultur tanah serta luas lahan pertanian yang ada sepertinya pihak AVA sangat tertarik untuk bekerja sama di bidang pertanian terutama kentang,” kata Budiono.

Camat Batur Edi Puji Waluyo meminta kepada petani untuk menyepakati kontrak dengan importir secara berkelanjutan. ”Meski kontrak jual beli ini hanya antara petani dan importir, namun karena kerjasama ini antara dua negara maka diharapkan para petani tidak melanggar kontrak, selain mempermalukan daerah, pelanggaran kontrak juga akan mempermalukan negara,” kata Edi. (b

Areal tanaman Kentang di Batur Banjarnegara (foto:pyt/BNC)

Areal tanaman Kentang di Batur Banjarnegara (foto:pyt/BNC)

anyumasnewcom/pyt)


Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. PASAR INDUK KRAMAT JATI 18/02/2010 pukul 20:35 -

    Pedagang pasar induk Kramat Jati Jakarta cari mitra kentang dieng setiap bulan 200 (duaratus) ton

Leave A Response