Kerugian gempa di Cilacap mencapai Rp 21 M

CILACAP- Meski gempa berpusat di Tasikmalaya, namun di Cilacap kerugian akibat bencana yang merobohkan ratusan rumah tersebut tidaklah sedikit. Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, total kerugian mencpai  Rp 21,1 miliar lebih. Diperkirakan jumlah ini akan terus bertambah, karena

Rumah hancur akibat gempa di Gandrungmangu Cilacap (foto:tin/BNC)
Rumah hancur akibat gempa di Gandrungmangu Cilacap (foto:tin/BNC)
Warga membenahi rumah yang hancur (foto:tin/BNC)
Warga membenahi rumah yang hancur (foto:tin/BNC)
Tinggal puing puing (foto:tin/BNC)
Tinggal puing puing (foto:tin/BNC)
Pasar Kedungreja Cilacap ambruk rata dengan tanah (foto:tin/BNC)
Pasar Kedungreja Cilacap ambruk rata dengan tanah (foto:tin/BNC)

kini masih dalam proses pendataan.

Sekretaris BPBD, Drs Asifudin MSi kepada wartawan Kamis (03/09) menuturkan, total kerugian sebesar itu berdasarkan invetarisasi yang dilakukan  di 16 kecamatan di wilayah Kabupaten Cilacap yang terkena dampak gempa yang terjadi pukul 14.55 Rabu siang kemarin.

16 kecamatan yang terkena dampak gempa 7,3 skala richter itu meliputi Kawunganten, Bantarsari, Cimanggu, Cilacap Utara, Majenang  Kecamatan Kampung Laut, Dayeuhluhur, Cilacap Tengah,  Karangpucung,  Cipari, Kedungreja, Jeruklegi, Patimuan, Sidareja, Wanareja dan Gandrungmangu.

Sementara hingga Kamis malam ratusan warga yang sebelumnya mengungsi, sudah mulai kembali ke rumah masing masing (banyumasnews.com/n-1).

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.