Konflik PT RSA dan Warga Dharmakeradenan memanas

Ditulis 02 Sep 2009 - 19:30 oleh Banyumas1

AJIBARANG- Perseturuan  warga dengan PT Rumpun Sari Antan (RSA) 4 yang  terdapat di Desa Darmakerdenan, Kecamatan Ajibarang sepertinya tak pernah kunjung selesai. Aparat Kecamatan Ajibarang, harus turun ke lokasi untuk memberikan pemahaman secara persuasif kepada warga .

Kasi Trantib Kecamatan Ajibarang Tertib  Endrijanto mengatakan, warga petani harus diberi pemahaman aga sadar  bahwa penyerobotan dengan melakukan penggarapan lahan baru di perkebunan persil untuk pertanian itu sudah menyalahi kesepatan yang pernah dibuat kedua belah pihak.

“ Karena pada kesepakatan awal, kedua belah pihak yang dibuat 4  April 2008, PT RSA memberikan kebijakan bahwa lahan seluas 227,60  hektar, sekitar 110 hektar, dan tambahan luasan lahan lain yang  sudah digarap oleh warga tetap bisa dimanfaatkan warga. Warga  tidak diperbolehkan menggarap lahan baru pada lahan yang masih  kosong, serta merawat tanaman yang telah ditanam,” ujar Tertib.

Sementara Camat Ajibarang Darwoto menegaskan, kedua belah pihak  harus tetap mengacu pada kesepakatan yang telah dibuat pada  Januari. Jika warga bersikukuh menyerobot itu sudah menyalahi kesepakatan.

“ Seharusnya jumlah 110 ha yang telah diberikan kepada warga disyukuri warga.  Karena selain mereka bisa menggarap lahan pertanian, mereka tidak  pernah membayar pajak. Selama ini yang membayar dari PT RSA warga  tidak membayar pajak, padahal mereka menikmati hasil  pertaniannya,” ujarnya Darwoto (banyumasnews.com/n-1).

Tentang Penulis

& Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. Parakan Deog 11/12/2009 pukul 09:41 -

    buntute dawa dadine, kiye angger ora gagian terampungi neng Darwoto karo si Tertib kudu bisa njentrehna lan aweh pengerten ming masyarakat Darma ya njaluk tulung baen mring sesepuh desa darma. maring dukun apa kyai sing ndueni pengaruh nang kono ming aja mring dukun bayi.

  2. lia 10/12/2009 pukul 17:22 -

    dasaaaaaaaaar,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, cuma 3 buah aja lu pt rsa udah nangkep nenek2 tua ntu,,,, byangkan klaw ibu klyan ceng dgituin…. quw dcni nangis tw gag… dasar,, pt rsa gag berperasaan… gag punya peri kemanusiaan…
    dasar bukan manusia lu…..
    quw doain qu mewakili masyarakat indonesia.. moga klyan bangkruuuuutttt… kapooook…..

Leave A Response