Dua rumah di Ajibarang hancur akibat gempa

Ditulis 02 Sep 2009 - 16:49 oleh Banyumas1

BANYUMAS-Gempa yang berpusat di Taskmalaya Jawa Barat juga dirasakan wara Banyumas . Getaran yang berlangsung sekitar dua menit ini membuat warga ketakutan dan berhamburan keluar rumah. Mereka tak ada yang berani masuk sebelum suasana reda. Tercatat dua rumah di Desa Kracak Kecamatan Ajibarang ambruk akibat gempa tersebut.

Dua rumah masing masing milik Warsito (39) dan Suhar warga Desa Kracak tersebut

Rumah Warsito warga kracak yang ambruk akibat gempa,Rabu (02/09) siang (foto:n-1/BNC)

Rumah Warsito warga kracak yang ambruk akibat gempa,Rabu (02/09) siang (foto:n-1/BNC)

Warga gotong royong membenahi rumah yang ambruk (foto:n-1/BNC)

Warga gotong royong membenahi rumah yang ambruk (foto:n-1/BNC)

Rumah Suhar, warga lainnya juga ambruk (foto:n-1/BNC)

Rumah Suhar, warga lainnya juga ambruk (foto:n-1/BNC)

Puing-puing rumah yang dilanda gempa (foto:n-1/BNC)

Puing-puing rumah yang dilanda gempa (foto:n-1/BNC)

Warga masih berada di luar rumah,khawatir gempa susulan (foto:n-1/BNC)

Warga masih berada di luar rumah,khawatir gempa susulan (foto:n-1/BNC)

Anak-anak kecil diselamatkan orang tuanya menjauhi rumah (foto:n-1/BNC)

Anak-anak kecil diselamatkan orang tuanya menjauhi rumah (foto:n-1/BNC)

bagian atap dan dinding hancur. Meski tak ada korban jiwa, namun anak Warsito yang sedang berada di dapur nyaris tertimpa reuntuhan atap rumah.

Pemantauan banyumasnews.com, saat kejadian sejumlah warga di pemukiman padat penduduk kota Ajibarang kalang kabut begitu terjadi getaran . Mereka berhamburan keluar rumah sambil meneriakan takbir ” Allahu Akbar Allahu Akbar, cepat keluar rumah,” teriak Bambang Ketua Rt 05 Rw 08 Desa Ajbarang Kulon yang meminta warga untuk keluar rumah.

Warga lainnya terlihat membunyikan kentongan sambil berlarian meminta warga lain keluar rumah. ” Gempa ini sangat terasa, ya sekitar dua menit. Saya sedang mandi belum rampung langsung keluar hanya mengenakan handuk,” tutur Slamet warga Ajibarang.

Hal serupa juga dirasakan warga Kalibener Purwokerto. Di komplek rumah orang tua penyanyi Mayangsari, sejumlah warga spontan keluar rumah. Mereka terburu buru sambil menggendong anaknya yang masih kecil.

BMG Cilacap yang dihubungi, Rabu (02/09) siang tadi menyebutkan, kekuatan gempa yang dirasakan warga Cialacap dan Banyumas sekia 3,5 scala richter. Namun tidak berpengaruh terhadap kerusakan bangunan. Hingga berita ini diturunkan, sejumlah warga masih berada di luar rumah menunggu hingga gempa benar benar berhenti .

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengumumkan pusat 7,3 SR ini berada di 142 kilometer Barat Daya Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan kedalaman 30 kilomter di bawah permukaan laut. Gempa ini berpotensi tsunami (banyumasnews.com/n-1)

Tentang Penulis

& Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. Banyumas1 03/09/2009 pukul 14:47 -

    Kesuwun, pada pada

  2. agus piyik 03/09/2009 pukul 10:53 -

    gempanya nun jauh diasana, namun getarannya sampai kemana-mana…. termasuk Ajibarang Banyumas…….luar biasa…. juga sedih dan sangat berduka cita untuk para korban bencana alam gempa “Tasik” ini
    Mari ingatkan diri kita untuk selalu mendekatkan diri kepada Sang Khalik…. dan juga berbaikan kepada sesama manusia beserta alam lingkungannya.

  3. salim kadireja 03/09/2009 pukul 10:05 -

    Assalamualaikum wrw..
    beritane mantep lan cepet. salam kenal inyong wong banyumas ana ning malang..

  4. Banyumas1 03/09/2009 pukul 09:25 -

    Terimakasih mas agus

  5. agus r 02/09/2009 pukul 17:15 -

    aik temen..beritanya unggul dibading media lain…………………….siiiiipppp pancen banyumasnews.com

Leave A Response