Pemkab Banjarnegara tolak ijin pengeboran sumur Geodipa Dieng

Ditulis 01 Sep 2009 - 16:15 oleh Banyumas1

BANJARNEGARA – Pemkab Banjarnegara menolak permohonan ijin pengeboran air tanah yang diajukan PT Geodipa. Keputusan ini menyusul desakan dari enam kepala desa di wilayah Dataran Tinggi Dieng kepada Bupati Banjarnegara. Keenam kepala desa yang mengajukan keberatan pengeboran masing-masing Kades Dieng Kulon, Karangtengah, Kepakisan, dan Bakal Kabupaten Banjarnegara. Dan Kades Dieng Wetan dan Sikunang Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo.

Kasi Geologi Migas dan Sumberdaya Mineral di Dinas ESDM Banjarnegara, Idrus Amanullah mengatakan, surat penolakan ijin pengeboran air tanah ditandatangani oleh Bupati Banjarnegara H Jasri pada tanggal 31 Agustus 2009. ”Ijin pengeboran terpaksa ditolak karena pihak PT Geodipa belum mampu menangani dampak pencemaran air. Selain itu, dampak pengeboran berimbas pada menyusutnya sumber air milik warga,” kata Idrus.

Idrus menambahkan, permohonan ijin pengeboran sumur air tanah telah diajukan  PT Geodipa sejak tahun 2007. Perusahaan tersebut mengajukan ke ESDM Provinsi Jateng yang kemudian diteruskan ke Bupati Banjarnegara. Namun karena dinilai kontribusi perusahaan belum sesuai, maka Pemkab Banjarnegara menolak ijin tersebut. (banyumasnews.com/pyt)

Tentang Penulis

& Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. zaki 26/12/2009 pukul 23:49 -

    bagus…klo gitu…untuk penyelamatan bumi dieng….

  2. Nadhiroh 09/09/2009 pukul 17:51 -

    Penolakan Kades di sejumlah desa di Kabupaten Banjarnegara merupakan keputusan yang terbaik…

  3. slamet 01/09/2009 pukul 21:22 -

    sikap pro lingkungan yang patut didukung… semoga murni karena ini, bkn yang lain

Leave A Response