Elemen Mahasiswa Unsoed deklarasikan gerakan anti terorisme

Ditulis 31 Agu 2009 - 16:41 oleh Banyumas1

PURWOKERTO-kapolda-jawa-tengah bambang alexSekitar 400 orang mahasiswa baru Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) dan elemen mahasiswa meliputi KAMMI, BEM Unsoed, UKKI Unsoed, PUSKOMDA Purwokerto, IMM, HMI MPO, HMI DIPO, PMII serta LSM Rumah Cendekia Senin (31/08) siang mendeklarasikan gerakan anti terorisme bertempat di Gedung Sumardjito.

Sebelum deklarasi guru besar Universitas Islam Negeri Jakarta, Prof.Dr. Achmad Mubarok , MA , memberikan kuliah umum dengan materi problem terorisme di Indonesia .

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 11.30 WIB tersebut juga disaksikan langsung oleh Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ir Sudjarwo dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo.

Dalam deklarasinya yang dibacakan oleh ketua KAMMI daerah Purwokerto, Luthon Alfaridu, mengatakan aksi terorisme apapun motif dan tujuannya merupakan tindakan yang merusak tatanan masyarakat dan melanggar hak asasi manusia.

Terorisme juga berdampak pada jatuhnya korban yang tidak bersalah, harga diri dan martabat bangsa pun jatuh di dunia internasional. Oleh karena itu diperlukan kerjasama segenap elemen bangsa untuk memberantas aksi terorisme.

“Kami seluruh elemen mahasiswa menyatakan kesetiaan dan cinta kami pada Negara Kesatuan Republik Indonesia, menolak dengan tegas segala bentuk dan tindakan terorisme yang nyata-nyata telah merusak tatanan masyarakat dan mengancam keutuhan NKRI. Siap bekerjasama dan akan mendukung segala bentuk pencegahan, pemberantasan dan penindakan tegas terhadap segala bentuk terorisme,” kata Luthon yang diikuti mahasiswa lainnya.

Sementara Ketua BEM Unsoed, Khoirurrizqo mengungkapkan, setelah deklarasi, BEM dengan segenap elemen mahasiswa akan mensosialisasikan gerakan anti terorisme ini ke sekolah sekolah..

Menurut Khoirurrizqo.  dasar diadakannya kegiatan ini karena ada beberapa anak muda yang terlibat dalam jaringan terorisme. Terlebih secara geografis kota-kota yang disinyalir sebagai basis gerakan terori berdekatan diantaranya Temanggung dan Cilacap. Mahasiswa bersama pihak kepolisian akan terus berupaya memerangi terorisme.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada elemen mahasiswa yang mau bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam memeberantas terorisme.

“Kami bersama-sama dengan masyarakat akan memberantas terorisme,” ujarnya.

Dalam sambutannya Alex Bambang Riatmodjo mengungkapkan Negara Kesatuan Republik Indonesia bukan berdasarkan paham komunis atau berazaskan agama melainkan Pancasila.

“ Indonesia merupakan Negara hukum, hak asasi manusia juga dibatasi oleh orang lain, jika ada yang menyimpang kita harus aware jangan sampai terpengaruh,” ungkapnya. (banyumasnews.com/lin)

Tentang Penulis

Leave A Response