Akan hadir Nokia Booklet 3G

Ditulis 29 Agu 2009 - 10:02 oleh Banyumas1

nokia-6270-g

PURWOKERTO – Laris manisnya penjualan mini laptop atau lebih dikenal dengan netbook memacu raksasa produsen telepon seluler asal skandinavia, Nokia, turut serta membuat netbook yang mereka beri label Nokia booklet 3G.

Tidak jauh berbeda dengan para pesaingnya, Nokia booklet 3G juga menggunakan prosesor intel atom yang hingga kini memang masih merupakan satu-satunya prosesor paling handal untuk platform netbook.

Namun Nokia mengklaim mini laptop hasil produksinya berbeda dengan yang lain, meski masih mengusung spesifikasi yang relatif sama dengan netbook terbaik lainnya, namun berdasar review sejumlah situs-situs internet besar, netbook Nokia tersebut masih jauh lebih baik.

Lantas di mana sisi lebih netbook ini, bisa Anda lihat dari spesifikasi yang ada seperti prosesor intel atom seri N, memiliki daya tahan baterai hingga 12 jam, bobot total hanya 1,25 kilogram.

Di atas semuanya itu, ketebalan Nokia Booklet 3G hanya sekitar dua sentimeter dengan diamer layar 10 inci, sangat tipis. Netbook ini juga telah mengadopsi sejumlah fitur menarik seperti 3G/HSDPA hotswapable, wirelles N (wifi), kamera depan untuk fasilitas video call, multi card reader, serta A-GPS integrated.

“Namun belum ada penjelasan resmi dari Nokia, kapan netbook ini akan sampai Indonesia. Kemungkinan harganya sebanding dengan produk Acer yakni berkisar antara Rp 4,8 juta hingga Rp 5 juta. Saya sudah membaca dari majalah, tapi kapan sampai ke sini saya belum tahu secara pasti, biasanya yang mencari produk semacam itu dari kalangan tertentu. Jika nantinya banyak permintaan tentunya kami akan berusaha sediakan,” kata Arya, staf Petra Notebook Centre Purwokerto.nokia-6270-g

Jika memang benar harga Nokia Booklet 3G sama seperti yang diungkapkan Arya, tidak ada salahnya menabung dari sekarang, siapa tahu akhir tahun 2009 produk tersebut masuk Indonesia, sehingga Anda bisa segera memiliki netbook bergengsi tersebut. (banyumasnews.com/lin)

Tentang Penulis

Leave A Response