Cabuli bocah, seorang pemuda ditangkap

BANJARNEGARA – Satir (29) warga Pakikiran Kecamatan Susukan harus meratapi hidup dengan meringkuk di tahanan Mapolres Banjarnegara. Pelaku ditangkap karena melakukan aksi pemerkosaan terhadap anak di bawah umur pada lokasi yang berbeda.
“Terus terang saya menyesali semua perbuatan saya. Saya minta pak polisi mengeluarkan saya,” ujar Satir yang ditemui banyumasnews.co dibalik jeruji hotel prodeo Mapolres Banjarnegara, Jumat (28/08)
Peristiwa perkosaan itu terjadi ketika tersangka Satir bertemu dengan korban RNA (17) warga kecamatan Susukan pada pagelaran wayang kulit di Desa Panerusan kulon, Selasa (18/8) malam lalu. Korbanpun berkenalan dengan Satir serta satu teman lainnya yang kini masih dalam pengejaran polisi. Dari perkenalan itu, korban diajak jalan dengan menggunakan sepeda motor. Ditengah perjalanan, pelaku menghentikan motornya dan membeli minuman disebuah warung tanpa sepengetahuan korban.
Korban kemudian di bawa menuju desa Gumelem. Dipinggiran sungai, korban diajak duduk dan dipaksa minum oleh kedua tersangka. Awalnya korban menolak, tapi kedua tangan korban di pegang dan mulutnya di cekoki oleh tersangka.
Setelah mabuk, Satir langsung membuka celananya dan mendorong korban hingga tertidur dengan alas jaket mereka. Korban hanya bisa pasrah karena dalam keadaan mabuk berat. Secara bergiliran, kedua pelaku melakukan aksi bejatnya hingga korban mengalami pendarahan.
sel tahanan
Kapolres Banjarnegara AKBP Nelson P Purba didampingi Kasat Reskrim AKP Agus Sembiring mengatakan, pihaknya masih mengejar salah satu tersangka lagi yang ikut melakukan perkosaan terhadap RNA. (banyumasnews.com/pyt)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.