Putus cinta, gadis belia gantung diri

Ditulis 27 Agu 2009 - 20:15 oleh Banyumas1
KEBUMEN – Cinta bisa membutakan segalanya. Gara-gara cinta pula yang membuat Hika Permata (19), gadis remaja asal RT 3 RW 4 Dukuh Karangpelok Desa Bendungan Kecamatan Kuwarasan, Kebumen nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di kamar rumahnya, Kamis (27/8) siang.
Tubuh korban ditemukan dalam posisi menggantung di blandar kamarnya menggunakan seutas tali tambang plastik. korban pertama kali ditemukan oleh adiknya sendiri yang bernama Dharma Yudistira. Saat itu Dharma baru saja pulang sekolah. Secara tak sengaja saat melintas dekat kamar tersebut, dia melihat kakaknya sudah tergantung.
Spontan bocah yang masih duduk dibangku SD itupun langsung lari menuju rumah kakeknya, Mad Murti (70) yang berada disamping rumah. Kebetulan kedua orang tua korban, Ponimin dan Darwati sedang tak ada di rumah.
Selama ini korban tinggal bersama bibinya di Jakarta. Karena ada suatu keperluan, korban pun pulang ke Kebumen, Rabu (26/8) sore. Saat itu korban diantar pulang oleh pacarnya. Sayangnya, tak satupun tetangga yang tahu nama pacarnya tersebut. “Informasinya, pacar korban adalah orang Bali. Tapi kita belum tahu pasti karena begitu mengantar orang tersebut langsung pergi,” ujar beberapa tetangga.

Kapolres Kebumen AKBP Ahmad Haydar mengatakan, berdasar hasil penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian dan tim dokter disimpulkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. ”Korban mengakhiri hidupnya diduga karena putus cinta,” kata kapolres. (bgantungdirianyumasnews.com/pyt)

Tentang Penulis

Leave A Response