Tewas sebulan lalu,TKW Cilacap baru dipulangkan

Ditulis 24 Agu 2009 - 19:21 oleh Banyumas1

CILACAP –  Siti Nadiroh (20) TKW asal Desa Mulyadadi RT 7 RW 2, Kecamatan Cipari, Cilacap Barat akhirnya dipulangkan  Minggu (23/8) malam kemarin. Kedatangan jenazah sekitar pukul 23.30 WIB itu diantar oleh petugas dari PT Almanar Tiara Abadi (ATA ) sebagai PPTKIS (Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta) yang memberangkatkan korban. Kedatangan jenazah yang telah ditunggu selama sebulan ini disambut histeris keluarganya. 

Keluarga merasa pihak PJTKI tidak serius mengurus kepulangan jenazah TKW ini. Sebab kabar kematian TKW ini sudah diterima oleh keluarganya sejak sekitar sebulan lalu.  PPTKIS yang memberangkatkan korban ternyata tidak memiliki perwakilan di Cilacap.

Ironisnya lagi, hingga kini pihak keluarga belum mengetahui dengan persis penyebab kematian anak pasangan Satiman dan Jamaliah ini. Pihak keluarga hanya menerima foto kopi visum bahasanya Arab. Itupun tidak disebutkan penyebabnya, sehigga pihak keluarga curiga, kematiannnya tidak wajar. Selain itu, hak-hak korban kabarnya juga belum diberikan sepenuhnya. Diantaranya gaji selama enam bulan dan asuransi. Petugas dari PPTKIS yang mengantarkan korban baru menyerahkan uang duka sebesar Rp 6 juta. 

“Kami mendengar dari keluarga seperti itu, kematian tidak jelas dan hak hak korban tak dipenuhi,” ujar Lanang,tetangga korban.

Pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Cilacap melalui Kasi Penempatan Tenaga Kerja Dalam dan Luar Negeri ,Sutiknyo juga mengaku kesulitan untuk mengurus kepulangan jenazah Siti Nadiroh tersebut. Meski demikian hasil koordinasi, katanya pihak PT. ATA siap membantu. Sejauh ini, pihaknya juga belum mengetahui penyebab sebenarnya atas kematian Siti Nadiroh yang diberangkatkan ke Abu Dhabi pada 2007 lalu itu (banyumasnews.com/n-1)

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. Hendra 30/09/2012 pukul 13:56 -

    Kami mau tanya, apa kasus a/n. Siti nadiroh sudah diselesaikan sampai sekarang…terima kasih.

Leave A Response