Bupati: Pilpres di Purbalingga berjalan lancar dan aman

Ditulis 08 Jul 2009 - 16:11 oleh Mr Banyumas

Bupati Pubrlaingga, isteri dan kedua puterinya.

Bupati Pubrlaingga, isteri dan kedua puterinya.

Bupati Purbalingga Drs H Triyono Budi Sasongko MSi menilai pelaksanaan Pilpres 2009 di Purbalingga berjalan lancar dan aman. Hal itu dikatakan Bupati tadi seusai bersama Muspida memantau pelaksanaan Pilpres di sejumlah tempat di Purbalingga.
Menurutnya, pelaksanaan Pilpres 2009 lebih mudah, tidak serumit Pileg 2008. Selain itu, yang menyontreng dengan syarat KTP jumlahnya sangat terbatas. Dia mencontohkan misalnya, hampir 100 persen pemilih di RT/RW-nya sudah masuk daftar pemilih tetap (DPT).
“Pelaksanaan pilpres 2009 berjalan dengan lancar, baik, aman, dan dengan tingkat partisipasi yang tinggi,” ujar Triyono.
Pagi hari sebelumnya, Bupati bersama isteri, Ny Ina Ratnawati Triyono, dan kedua anaknya, Dyah Hayuning Pratiwi, dan Dyah Handayani Nastiti, Rabu (8/7) menyontreng di TPS 10 Kelurahan Purbalingga Lor.
Setelah menyontreng, Bupati, dan Wakil Bupati Drs Heru Sudjatmoko MSi bersama anggota Muspida memantau pelaksanaan penyontrengan Pilpres 2009, start dari Pendopo Dipokusumo. Rombongan bupati (tim I) mengawali pemantauannya di TPS 4 di SDN 1 Purbalingga Wetan, kemudian TPS di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Desa Penolih, Kecamatan Kaligondang.
Seterusnya tim I memantau pelaksanaan menyontrengan di TPS 2 Desa Gumiwang, Kecamatan Kejobong, lalu TPS 4 Desa Krenceng, Kejobong. Selanjutnya ketika memasuki Kecamatan Bukateja, bupati dan rombongan memantau pelaksanaan Pilpres di TPS 2 Desa Kebutuh. Kemudian TPS 2 Desa Penaruban, dan TPS 1 Desa Tidu, Kecamatan Bukateja.
Selanjutnya mampir di TPS 2 Desa Panican, dan TPS 4 Desa Karangkemiri, Kecamatan Kemangkon. Sedangkan di Kecamatan Kalimanah, tim monitoring I meninjau TPS 2 dan TPS 1 Kelurahan Mewek, yang letaknya satu atap di gedung SD.
Terakhir tim I meninjau pelaksanaan penyontrengan di TPS 3 Kelurahan Mewek, Kecamatan Kalimanah. TPS 3 Mewek yang bisa jadi sebagai TPS terbesar di Kabupaten Purbalingga, karena menempati gedung ‘pabrik’ besar yang belum dimanfaatkan pemiliknya. (banyumasnews.com/pyt)

Tentang Penulis

Leave A Response