Bapak tiga anak tewas saat dipanggil untuk masuk bilik TPS

Ditulis 08 Jul 2009 - 15:14 oleh Mr Banyumas

Nasib naas menimpa Sudarno (55), warga RT 1 RW 1 Desa Sangubanyu Kecamatan Buluspesantren, Kebumen. Dia mendadak tewas sesaat sebelum menyontreng di TPS 1 Desa Sangubanyu. Sudarno tewas ketika tengah menunggu giliran antri dipanggil oleh petugas KPPS.
Sebelum tewas, korban berjalan kaki bersama warga lain mendatangi TPS I yang berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya untuk memberikan suaranya. Setelah mendaftar, korban dipersilahkan untuk menunggu sejenak di ruang tunggu. Ketika sedang menunggu namanya dipanggil, korban yang duduk di deretan bangku belakang tiba-tiba jatuh tidak sadarkan diri.
Mengetahui hal tersebut, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) setempat Martomo, langsung menghentikan proses penyontrengan. Petugas Linmas dan anggota polisi yang berjaga langsung mengamankan situasi.
Korban segera dibawa ke tempat praktek bidan Susi Andriani yang lokasinya berdekatan TPS. Sayang takdir berkata lain. Nyawa bapak tiga tak tertolong lagi dan menghembuskan nafas terakhirnya sebelum sempat dibawa ke rumah sakit.
Kapolsek Buluspesantren AKP Sudarmo DS mengatakan tidak ditemukan tanda mencurigakan atau bekas penganiayaan pada tubuh korban. “Dari keterangan pihak keluarga, korban memang mengidap penyakit jantung,” kata Sudarmo. (banyumasnews.com/pyt)

Tentang Penulis

Leave A Response